Feed on
Posts
Comments

foto diambil dari www.bikehilliger.de

Endlich Sommer ist wieder da, Winterzeit is offiziel vorbei, das muss ich aufpassen weil vile Frauen nackt sind. Musim dingin telah berlalu dan akhirnya musim manas telah tiba, gua harus hati2 nich soalnya banyak cewek yang bakal berpakaian minimalis heheheheh :D Summer bo’. Ya musim panas telah di nanti2 penduduk di daerah subtropis khususnya di eropa, musim panas merupakan sebuah anugrah tuhan yang tiada duanya. Mengapa? sebab 3 bulan dilalui dengan musim rontok, 3 bulan musim dingin dan 3 bulan musim semi, pada musim2 tersebut penduduk didaerah ini melalui hari2nya dengan angin kencang, salju, hujan tak kurang kadang2 terjadi banjir dan tentunya pasti becek :), tapi alhamdulillah tidak terjadi hal yang mencolok pada musim2 tersebut.

Sebagai seorang muslim yang tinggal di subtropis tentunya musim panas ini merupakan musim ujian. Loh gimana sih khan tadi katanya berkah??? bentar dulu saya jelaskan. Pada musim panas ini jam tiga pagi sudah memasuki waktu subuh dan pukul 5 matahari sudah terbit sehingga harus bangun sangat larut malam, dilain pihak waktu isya jatuh pada pukul 12 malam. Praktis terkadang harus nunggu sampai waktu subuh baru kemudian setelah subuh benar2 ‘tidur’. Tentunya kita semua tahu tidur setelah subuh adalah kebiasaan yang kurang baik, ayam aja abis bangun subuh kagak tidur lagi masa manungsia tidur! logika mudahnya menurut gw sih begitu. Pilihan kedua setelah shalat isya lsg tidur dan bangun jam 4 ato 4.30, tapi pilihan kedua ini sangat beresiko, sebab pengalaman yang lalu2 selalu bablas heheheh, maklum nich still working on it. Memang disitu seninya dan harusnya hal ini melatih kita untuk dapat mengoptimalkan waktu serta mengelolanya, jika tidak kita akan mudah dilibas waktu.

Ujian yang kedua yakni bule-bule pada berlomba2 menggunakan pakaian yang minimalis, sebenarnya bahasa berlomba2 gak pas digunakan tapi ya gampangnya gitu aja. Dari pakaian tank top sampai baju adiknya dipake ada semua sampe2 *el*a*an d*d* nya dan **la*a dlm nya (sensor ON). Duh.. makin pusing deh otak, dan bikin hati kosong, kalo dah kosong bahaya deh siap2 tutup mata dan menelan ludah, atau kalo yang rada nakal sedikit bisa pake kacamata gelap sehingga gak kelihatan belang hidung nya :D . Bahkan kalo yang sudah super nakal rame2 pergi ke danau lalu berjemur ria, biasanya bule2 banyak yg berjemur (huh…. totally *a*ed), bukannya kita pengen ngelihatin mereka, malah biasanya kita yang diliatin dan dianggap aneh karena kagak ikut *a*ed juga.

Untuk jaga2, tipsnya sih mudah aja, pertama hindari jalan2 yang banyak kerumunan orang kedua gunakan sepeda sehingga kita fokus dijalan tidak lirak lirik, dan yang terakhir adalah berdiam dirumah, pilihan terakhir adalah pilihan sulit sebab kita khan harus sekolah dan cari duit juga. Atau salurkan hobi2 positif kita seperti baca buku, bersepeda, berolahraga tentu itu akan sangat baik ketimbang lirak lirik kyk gitu. Dari itu semua intinya adalah niat dan hati, jika niat kita tidak kuat untuk kebaikan maka kita akan termakan nafsu duniawi, dan kita akan tenggelam didalamnya tanpa menyisakan sehelai pun benang kebaikan, na’udzubillah. Moga2 bisa selamat melewati musim panas yang indah ini.

Tanggal 1 may lalu diperingati sebagai hari burus sedunia, pemerintah disini menetapkan hari tersebut sebagai hari libur nasional alias tanggal merah. Berbicara tentang perburuahan, dimana saya adalah seorang buruh juga (baca: working student), tentunya banyak pasal yang harus kita amati, namun kali ini saya hanya akan menyoroti dari beberapa sisi penting saja seperti gaji dan kesetaraan hak buruh. Hal ini sangat penting sebab berbicara gaji buruh tentunya hal ini sangat sensitif dimana perbedaan gaji yang sedikit saja akan menimbulkan sebuah jarak antar buruh juga buruh-majikan.

Ditempat saya bekerja paruh waktu (student tidak boleh full time, kecuali liburan), kala itu gaji yang kami dapat 6,25 euro perjam jika ditukarkan ke rupiah kira2 80 ribu perak. Ini termasuk gaji dibawah upah resmi UMRnya wilayah jerman bagian barat, karena UMR 7,67 euro perjam. Dengan jenis pekerjaan yang sama sebagaimana layaknya pekerja lainnya tentunya ini sangat memberatkan kami, akhirnya kami layangkan keberatan kepada pimpinan perusahaan, dan luar biasanya mereka merespon baik hal tersebut, kita didudukkan satu meja dengan pimpinan, karena mereka sadar student merupakan bagain dari perusahaan, mereka pasti butuh tenaga kita karena jika produksi meningkat dan karyawan sedang ambil cuti libur maka kita adalah penopang jalannya perusahaan, akhirnya mereka menyetujui usul kami dan menaikkan gaji sehingga kami mendapat 7,30 euro/jam plus bonus dari produksi. Hehehe lumayan. :) apa lagi kalo liburan tiba dalam sebulan 20 juta perak bisa ditangan.

Ternyata didalam pekik gembira yang kami ekspresikan, salah satu dari pekerja malah bermuka masam dengan kami, lah mengapa ya dia diam dan agak kecewa dari raut muakannya, selidik puya selidik, dia dalah karyawan dari Zeitarbeit, sebuah perusahaan pengumpul tenaga kerja, yang istilah keren dalam bahasa inggrisnya adalah outsourching. ooo alah……… Tiap jam dia hanya mendapatkan 7 euro tanpa bonus apa2. Jangan bicara soal karir deh karena sebagai buruh kecil, perusahaan akan mudah sekali mengganti karyawannya, jika tidak suka dengan kebijakan perusahaan silahkan angkat kaki. Perusahaan akan mudah mencari gantinya. Apa lagi jika buruh itu bernaung dalam perusahaan outsourching, tinggal gigit jari aja deh kalo proyek sudah selese siap2 aja di-kick.

Banyaknya demo2 buruh yang belakangan terjadi di jerman, menandakan aliran modal menuju ke negara yang biaya produksinya dapat ditekan seminimal mungkin, model yang menjadi trend sekarang ini adalah pemindahan pabrik ke china dan eropa timur. Berita yang masih hangat adalah pindahnya nokia jerman ke hungaria, ini menyebabkan PHK ribuan pekerja, dan sangat berimbas terhadap kehidupan orang banyak. Pemilik modal tentunya hanya berfikir keuntungan semata, karena jika mereka memindahkan pabriknya ada 2 keuntungan sekaligus yang mereka raih. Pertama adalah ongkos produksi yang murah karena jumlah jam bekerja yang jauh lebih lama ketimbang di jerman, sebagai informasi jam kerja di sini seminggu 38-40 jam saja, andingkan dengan di cina dan eropa timur yang jauh lebih lama jam kerjanya serta tentunya gaji yang jauh lebih murah. Kedua masalah lingkungan, standar proteksi terhadap lingkungan di eropa barat sangat ketat sehingga perusahaan tidak dapat seenaknya mengeksploitasi alam, tentunya standart tersebut berimbas pada mahalnya ongkos produksi.

Nah sekarang posisi kita sebagai buruh, apakah kita hanya mengandalkan working hard atau ada sebuah kata lagi yang bisa kita tambahkan yakni working smart? Agaknya hal ini bisa menjadi perhatian kita bersama, pintar2 cari peluang untuk berwirausaha, agak tidak menjadi buruh selamanya.

Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, siang berganti malam, musim dingin berganti semi, ku rasakan diri ini banyak kehilangan waktu dan kesempatan. Waktu untuk belajar, berusaha dan berdoa, waktu untuk berjuang meraih cita2 akhirat, seakan tenggelam ditengah hiruk pikuknya kenikmatan dunia yang menyilaukan ini. Dunia memang indah, teramat indah untuk dijadikan sebuah akhir kehidupan atau sebaliknya dunia itu kejam, teramat kejam untuk dijadikan sebuah akhir pembalasan. Berloba ria, kealpaan hidup menyergap jiwa-jiwa yang hampa ini, menyeruak bak bau bangkai dikelilingin ulat2 busuk kemunafikan diterangi cahaya kebatilan kemudian ternoda oleh sebuah kepalsuan yang tak kenal asal-usulnya. Oh…. masih adakah kesejukan yang dapat menyelimuti hati ini?

Saatnya berbenah, membereskan file-file kehidupan, menata kembali katalog duniawi, menulis kembali lembaran ukhrowi baru dan tak lupa meng-klik tombol empty pada lamunan2 duniawi agar kehidupan ini bermakna kembali dalam sentuhan rabbani.

Ooo.. Unser Herr, gib uns im Diesseits Gutes und im Jensets Gutesm und bewahre uns vor Strafe des (Höllen) feuers

Germindo

Dari asal Berasal dari German (bahasa jerman) dan Indonesia (bahasa indonesia), adalah sebuah bahasa indonesia tidak resmi yang memasukkan unsur-unsur kosakata bahasa jerman. Biasanya bahasa ini digunakan oleh komunitas masyarakat indonesia baik student maupun pemukim perantauan di negerinya Ongkel Hitler ini. Karena banyak sekali kata2 dalam bahasa jerman yang mudah sekali diselipkan ke percakapan bahasa indonesia sehingga bahasa baru ini cukup ngetrend dikalangan tadi.

Germindo juga memasukkan unsur bahasa2 gaul, jika bahasa ini digunakan diluar wilayah ini maka sang lawan bicara pasti akan kesulitan memahaminya, kecuali mereka yang pernah merantau ke negeri ini. Tentu saja secara kaidah bahasa resmi yang baik dan benar, bahasa ini sangat rusak secara gramatik bahkan dapat berimbas pada keaslian bahasa indonesia itu sendiri. Bisa kita lihat fenomena sekarang dimana artis2/anak2 lulusan amrik, UK, OZ membawa bahasa gaul (baca: indolish) ke tanah air, sehingga bahasa tersebut cukup terkenal dikalangan anak muda. Gak perlu panjang lebar deh, sekarang gue kasih contoh kalimatnya.

“Eh, kemaren elu dah terima duit Ueberweisung-an gw belom? “(ueberweisung=kiriman)

“Gue mah so wie so bakal Urlaub ke indo abis Pruefung ntar. “(so wie so=bagaimanapun juga, urlaub=liburan, prufung=ujian)

“kalo gue mah egal aja”. (egal=terserah)

Scheisse gue lupa bawa buku elu” (Scheisse=kotoran) maaf! :)

dan masih banyak sekali contoh lain yang tentunya gak perlu panjang lebar saya tuliskan disini.

Sebenarnya kalo kita ingin telusuri agak jauh, fenomena penggunaan kosa2 kata asing ke dalam bahasa indonesia ini bukan merupakan hal yang “luar biasa dan baru”, karena kakek-nenek kita dulu yang mengenyam pendidikan belanda pasti sudah pernah menggunakan bahasa model tersebut atau bisa kita lihat dalam filem2 tahun 80-an, seperti pitung, atau WARKOP DKI. Sekarang pilihan anda lah apakah akan menggunakan bahasa model tersebut atau tetap pada bahasa indonesia penutur asli, yang jelas ketika kita berusaha menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, pada saat itulah kita telah melestarikan budaya dan jatidiri kita sebagai anak bangsa indonesia, tapi kesemuanya itu semua terserah pada anda.

Older Posts »