Lagu ini mengingatkanku pada kampung nenek moyang dimana aku berasal, karena orangtuaku bermigrasi ke jakarta sehingga ketika musim libur sekolah aku senang sekali dapat mengunjugi paman di kampung, bermain kesawah dengan sepupuku sembari memancing belut, ini merupakan pengalamanku yang pertama dan yang terakhir, maklum lah anak jakarte, dan semenjak saat itu aku tidak pernah kembali lagi ke kampung untuk bermain disawah bersama sepupuku. Biarlah bait lagu dibawah ini menjadi kenangan….
kemarin paman datang
pamanku dari desa
dibawakannya rambutan pisang
dan sayur mayur segala rupa
bercrita paman tentang ternaknya
berkembang biak semua…
padaku paman berjanji
mengajak libur di desa
hatiku riang tidak terkira
terbayang sudah aku di sana
mandi di sungai
turun ke sawah
menggiring ternak ke kandang…
Tribute to ibu Kasur and tasya


January 22, 2008 at 5:05 am
Anak-anakku juga nggak mengalami lagi masa kecil di kampung, karena kakek neneknya meninggal saat anak-anak masih kecil.
Tante, kakek saya meninggal pada saat saya berusia 6 tahun, tapi ayah hampir setiap liburan mengajak saya pulang kedesa untuk bertemu sanak saudara disana. Sehingga sampai detik ini masih menyimpan kerinduan untuk berkunjung lagi ke desa.
January 22, 2008 at 7:48 am
wah maap nich nyasar , permisi.
emang kampung halaman itu ngangenin
ibaratnya biar hujan emas di negeri orang masih enak hujan batu di negeri sendiri
o iya saya mau mengundang untuk baca tulisan ini
makasih
http://realylife.wordpress.com/2008/01/13/pulang/
banget,
gak salah tuh, mendingan hujan duit dinegeri sendiri huhuhuhuheuheue
January 22, 2008 at 8:20 am
Agaknya Resi ini senang bernostalgia dengan masa kecilnya. Jarang orang yang menghargai masa kecilnya.
Iya alhamdulillah, saya melewatkan masa2 kecil dengan bahagia, apalagi kalo main ke kampung, bisa main kesawah, soalnya di jkt gak ade sawah.
January 22, 2008 at 12:12 pm
Jadi inget kampung nih.. di jogja.. paman ku disana semua..aduch kangennya ..ya ..!
jogja juga keren, asik kyknya buat nongkrong, secara belum pernah lama tinggal disana, cuma mampir doang.
January 22, 2008 at 5:39 pm
paman nya asli mana sih mas?
rupanya org2 jakarta itu masih merindukan desa yah..
syukurlah klo begitu..
sy ikutan seneng, bs membayangkan suasana desa
paman saya dari banyumas-jawa tengah. Iya donk, khususnya saya sbg anak jkt udah bosen tinggal di jkt, asiknya kalo gaji kota trus tinggal didesa.
January 23, 2008 at 2:03 am
what an old happy day!!! mengingat lagu ini, jadi teringat masa kecil yang bahagia
yoi, masa kecil yg indah jgn mudah untuk dilupakan
January 23, 2008 at 3:18 am
makasih ya udah silaturahmi kemarin , sering – sering silaturahmi ya
atur aja
January 23, 2008 at 7:04 am
kalo aku mah udah bosen mas, lha wong aku dari ndeso… numpang mampir yah mas…
wah, pengen ke kota yach? biasanya orang desa kalo ke kota rada syok. Nah kalo orang kota ke desa, pasti senang soalnya tenang…
January 24, 2008 at 6:50 am
Hehehe..
Boss Ario ternyata masih suka lagu anak anak ya
Makanya abis dari German, bikin rumah didesa boss… mumpung tanah masih murah
Kalau saya sih emang orang ndeso jadi suka kangen kota
mayan, sambil nostalgia masa kanak2.
Wah pengennya sih gitu, kyknya gak usah beli mas chairul, nunggu dapet warisan ajah… heheheh
January 24, 2008 at 5:24 pm
saya beruntung kalau begitu… karena rumah saya sekarang masih banyak dikelilingi sawah dan ada hutan kecil juga. tapi saya sudah tidak main disawah atau mancing belut tetapi jalan2 aja soalnya itu sawah orang
Wah beruntung banget mas totok. Dulu waktu saya main kesawah juga asal nyemplung aja kesawah, karena jaman masih normal, coba kalo sekarnag udah di teriakin orang.
January 24, 2008 at 6:02 pm
aduh thanks ya dah mamper.. ajarin lebih banyk yach ngel bog.. maklum baru mulai nich.. jadi rada luper gitu..
makin lancar ngeblog dengan menulis non! kalo sering utak atik pasti lambat laun akan lancaar… bukan begitu.</strong>
January 25, 2008 at 2:07 am
saya pulang kampung paling bisa cuma setahun sekali…
masih bagus mbak, saya udah 4,5 tahun belum pulang ke indonesia(jakarta). (home sick mode ON)
January 25, 2008 at 8:06 am
salam kenal juga pak roni. saya belum nulis-nulis lagi di blog, kenalan aja dulu. Rindu suasana kampung ya pak. ada di kota rindu kampung, ada di kampung rindu kota. rumput orang lain lebih ngangenin daripada rumput sendiri. kalau saya tinggal di kota kedua terbesar di jatim, di kota coret, kabupatennya, di pinggir jalan raya ibukota propinsi dan kota saya. belakang rumah saya masih ada sawah, yang kalau waktunya ada kebonya, bebek. anak-anak sering minta ijin ‘berpetualang’ ke sawah. saya sih generasi produk lumayan jauh sesudah merdeka, ok-ok aja, tapi neneknya, waduh, panjang-panjang komentarnya kalau tahu cucu2nya pulang belepotan. bukan generasi rinso ya, berani kotor itu baik. juga, bapak saya berpetualang dari kampung halamannya, sawah warisan di kampung halamannya dijual dipindah ke wilayah sini, lalu saya juga dilahirkan di sini. biarpun saudara yang agak jarang saya kunjungi masih banyak di kampung halaman bapak saya sana, kalau dengar lagu yang dinyanyikan tasya ini, saya agak bingung, enaknya kampung halaman saya mana ya.
http://atinurul.wordpress.com
pak roni yang mana yach? saya ario mbak! masih ABG nich! heheh
makasih ya udah mampir.
January 25, 2008 at 3:08 pm
hmmm… aku jg udh lama ga ke kampung halaman!

maklum, sekarang jadi anak Jakarte.
dan ortu jg udh pindah rumah karena pindah kerja.
lagu kenangan masa kecilku apa, ya?
let see…
balonku ada 5 yg liriknya aneh itu?
thanks jum udah mampir. balonku ada lima semua anak kecil bisa nyanyi atuh….
January 25, 2008 at 4:52 pm
kok saya ndak pernah tau lagu ini ya???
saya taunya lagu:
pada hari minggu kuturut ayah ke kota
naik delman istimewa ku duduk di muka (emang jaman dulu tuh kl dari kampung ke kota itu naik delman ya?)
ku duduk samping pak kusir yang sedang bekerja (emang ada bangku cadangan ya di delman???)
mengendarai kuda supaya baik jalannya
*kabur*
wah waktu kecil rada kurang bahagia kali yach? lagu ini dinyanyikan kembali oleh tasya, yang merupakan ciptaan AT Mahmud.
Kalo delman mah everybody khows that.
January 26, 2008 at 4:23 am
helo helo… salam kenal aja yah…
wah, denger lagu itu jadi inget masa2 kecil dulu.
yoi… man
January 26, 2008 at 7:09 am
thank you udah mampir lagi
ngomong – ngomong postingan barunya mana niech ?
iya nich lagi belum ada kasus soalnya hueheuheuhe
January 26, 2008 at 8:27 am
yup saya mengisi comment pertama kali utk blog bos aryo..
tentang bangsa tempe yang mengingatkan (saya membaca dari buku; G30S (soebandrio), pledoi umar dhani, M. yusuf, palu arit di ladang tebu ‘hasil observasi sejarah indonesia oleh dosen dari amerika’ dan sebagainya) pada era dekade dwikora sampai pasca 66 dimana semua kebutuhan pokok melonjak drastis… sekarang ini hampir mirip dimana sembako sedang melonjak drastis bulan2 ini, & BULOG yg semestinya merespon kondisi ini malah berkutat pada intern saja; siapa yg berani duduk di kursi jabatan ketua.. bersiaplah duduk pula di meja hijau. maklum jabatan yg sangat politis.. ‘krn BULOG adalah kuda troya bagi partai politik’.
indonesia memiliki apapun yg tdk dimiliki bangsa lain untuk masalah sumber daya alam tapi sayang 1 hal yg tidak dimiliki bangsa indonesia dari bangsa lain; terutama elit politiknya yg duduk di lembaga eksekutif maupun legislatif tidak memiliki MORAL sedikitpun.
ada suatu cerita dimana teman saya sedang bertugas di finlandia, dalam proyek desainnya mengerjakan kantor markas kedubes indonesia… dimana rentang waktu itu bertepatan diluncurkan pertama kalinya produk ponsel nokia varian E90, dari sekian banyak yg berminat serta memiliki ponsel tersebut cuma 6 orang saja (maklum saja ponsel tersebut dinegara produsennya pun harganya sangat relatif mahal) 2 orang pengusaha negara tersebut, 4 orang lainnya adalah dari kedubes indonesia….
& mereka dengan bangga memamerkan produk tersebut pada teman saya, hahaa… teman saya takjub serta terheran2 dalam hatinya, takjub karena E90 mengusung segudang fasilitas teknologi nirkabel (utk akses internet) yang di sematkan pada produk tersebut (sesuai dengan slogan dari produsen tersebut yaitu koneksi tanpa batas), bahkan banyak beberapa fitur2 tidak dimiliki oleh produk2 yg populer di indonesia seperti O2 sekalipun, sebagai produsen yg fokus pada aktivitas mobile.
terheran2nya teman saya karena harganya relatif mahal, dan dari sekian banyak fitur2 canggih, staff tersebut tidak mengerti aplikasi2 yg terdapat pada produk tersebut…cuma sebatas penggunaan konvensional seperti telepon & kirim pesan singkat saja..
maklumlah buat kita, sebagai negara yg sedang berkembang; canggih tidaknya suatu produk bukan suatu kendala tapi sebaliknya produk baru adalah suatu masalah dimana kita harus segera memiliki…
bahwa kita masih berpedoman pada “BANGSA INDONESIA ADALAH BANGSA YANG BESAR” itu adalah era dimana bangsa kita masih memiliki martabat serta jiwa. yang bisa menyatukan visi negara2 asia & afrika dalam kancah global dalam mendapatkan hak kebebasan yaitu kemerdekaan. mempunyai pendapat yang didengar dalam forum PBB dimana indonesia menyerukan agar china dimasukkan dalam anggota tetap PBB. soekarno mengusulkan & menyerukan; keanggotaan tetap PBB tanpa asia adalah forum yang tidak berimbang.
itu dulu dimana bangsa kita tidak menghisap darahnya sendiri… lain halnya sekarang
terima kasih
woww long story young man it was good. i am proud of you. thanks for visiting my page.
Kyknya koment diatas bisa jadi satu halaman tulisan deh, bukan? hihihih
January 27, 2008 at 7:57 am
Lha, sama kayak saya…
Ortuku juga bermigrasi k JKT…
January 29, 2008 at 5:01 am
wa..h resi rindu kampung halaman ya…
maen aja ke tempat saya …… he….he….
meski saya tinggal di Jakarta tepatnya di Utara
masih ada loh pesawahan di sekitar rumah saya,
lumayan agak damai memang,
anginnya juga lumayan kenceng,
soalnya pesawahan langsung
February 1, 2008 at 10:47 am
duuhhh.. jadi kangen dengan tasya bersama pipinya yg gembil ituh! hehehe!
yoi, tasya udah gede sekarang.
March 1, 2008 at 4:39 pm
http://www.mbokefatih.blogspot.com
April 29, 2008 at 12:59 am
Mas Ario, nanti kalau sudah balik ke Indonesia, pulang kampung yah…biar ngobati rasa kangennya, hehehe
Best Regard,
Bintang
http://elindasari.wordpress.com
October 16, 2008 at 4:51 am
kunjungi website ini .. .
anda akan menemukan .. .
kegilaan anak anak sma . .
seperti saya .. .
saya orang . . . yang jelek
November 30, 2008 at 10:16 am
Di tempat tinggal quW, yaYtuww Acehhh, apalagi di seputaran rumah quW, tu lagu ngetRen aBizz!! (Tapi dulu! waktu jaman baheula!!)
November 30, 2008 at 10:18 am
Mas, Mbak!! balezz ya coMMent qUw yang di atas!!
cpetan Lho!!
November 30, 2008 at 10:19 am
Mas, Mbak!!!!! aQuw tungguin !!!!