Archive for June, 2008

numpang lewat gurun….

June 14, 2008

gambar diambil dari www.flugzeugbilder.de

Setelah kurang lebih 7 jam terbang dari frankfurt, alhamdulillah akhirnya kita tiba selamat di bandara international doha qatar. Sebelum mendarat ku sempatkan menengok kejendela, wah ternyata yang ada hanya hamparan gurun pasir yang gersang dan tandus, kalo dipikir begimana orang bisa hidup di padang gurun kering dan tandus itu. Namun dibalik tanah yang tandus dan gersang tersebut tersimpan miliaran kubik meter qas alam, yang mana dengan hasil alam tersebut telah menempatkan negara qatar menjadi salah satu negar terkaya di dunia, dimana pendapatan perkapita penduduknya mencapai kurang lebih 80k US dollar. Miliaran dollar hasil gas alam tentunya sangat mudah dibagi kepada penduduk yang hanya berjumlah 0,9 juta, dengan komposisi 40 qatari dan sisanya 60 persen Ausländer (orang asing, termasuk pekerja indo yang jadi ekspat disana).

Tak heran karena negara yang kaya membuat banyak orang asing berlomba2 untuk merauk rejeki darinya, gak heran kalo banyak sekali orang india dan pakistan disini selain berdekatan dari segi geografis juga orang india dan pakistan menguasai bahasa inggris, sehingga merekapun sangat mendominasi job market dikawasan ini, kalo untuk asia tenggara philipin masih merajai lah. Nah dimana posisi indonesia? saya pun karena belum pernah tinggal diqatar sangat awam mengenai berapa jumlah orang ataupun jenis pekerjaan mereka. Namun kiranya banyak pkerja ahli indonesia yang bekerja pada sektor MIGAS. Yang jelas dengan adanya para pekerja MIGAS indonesia, paling tidak meningkatkan harga diri bangsa ini lah, sehingga gak melulu cuma bisa ekspor tenaga kerja informal.

Selama menunggu beberapa jam di airport lumayan banyak orang indonesia yang seliweran, heheheh :) saya ngelihatin aja, merekapun juga merhatiin jadi malu, makannya kalo papasan dengan mereka saya agak belaga cuek gitu, anggap aja kyk di jakarta.

Siap2 check in nich.. jangan sampe ketinggalan pesawat karena flight doha-jakarta lumayan memakan waktu lama, 15 jam bo’. Banyak berdoa supaya dalam perjalanan lancar dan selamat sampai tujuan, bismillah.

sekali lagi pendidikan….

June 14, 2008

Pas banget nich selagi musim piala eropa 08, kita ngomongin pendidikan. “Loh emang nyambung apa? “ya bisa lah disambung2in. Partai kedua antara negeri belanda dan perancis seakan-akan menjadi bukti bahwa negeri belanda yang memiliki wilayahnya kurang lebih 41.000 km persegi itu sukses dalam bidang pendidikan. Negeri yang hanya berpenduduk 16 juta jiwa itu mampu memoles anak2 muda yang memiliki talenta, menjelma menjadi sesosok yang luar biasa, sebut saja Van der Vaart, arjen Robben, wesley snijder.

“Kok cuma mereka bertiga yang diulas? emang gak ada yang lain apa?” Bukan begitu, kita mengulasnya karena mereka memiliki “kelebihan” yakni postur tubuhnya yang mirip dengan orang indonesia, tetapi dengan postur tubuh yang mini untuk ukuran wong londho tersebut, mereka sangat disegani lawan mainnya. Pendidikan yang baik lah yang membuat mereka seperti sekarang ini, FC ajax sebuah klub sepak bola yang berada diibu kota negara kincir angin tersebut, sudah sangat terkenal sebagai klub yang banyak memproduksi pemain2 muda yang nantinya bakal menjadi pemain bintang. Sistem pendidikan yang terpadu dengan manajemen professional dan tentunya pasti jauh dari aroma kepentingan politik dan duit para pengurusnya adalah sebuah keniscayaan bagaimana sebuah klub sepak bola dapat maju bahkan menjadi klub pengekspor pemain berbakat dunia. Ambillah salah satu legenda sepakbola yang dilahirkan klub ini, Marco van Basten, yang sekarang menjadi pelatih tim nasional negeri belanda, adalah salah satu alumni klub ini.

Nah sekarang apa kabar sepakbola di tanah air? waduh… makin carut marut dan katastrophe. Ketum asosiasi sepakbolanya divonis hukuman pidana, menjalankan roda kepengurusan lewat penjara, cekcekcek. Sangatlah ironis. Sudah saatnya pendidikan kesehatan (baca sepakbola) ditanah air dibenahi, padahal ada loh calon2 pendidik professional, buktinya ada Institut Kejuruan dan Ilmu Pendidikan jurusan olah raga, nah calon2 pemimpin dan ahli olahraga ini sudah saatnya dilibatkan dalam rangka menumbuhkembangkan olahraga nasional bukan saja sepakbola tapi seluruh cabang olahraga. Sehingga tujuan yang mulia yakni menyehatkan bangsa sekaligus menuai prestasi dalam bidang olahraga dapat terwujudkan, karena bangsa yang sehat adalah bangsa yang kuat.

Euro Cup 2008

June 10, 2008

gambar diambil dari www.eufa.com

Saya sengaja membuat edisi blog bulan juni yang akan dipenuhi dengan analisa ringan mengenai piala eropa 2008 di swiss dan austria. Pembukaan telah dilakukan pada hari sabtu 7 juni 2008 lalu, cukup meriah tapi terlihat tidak semeriah Piala Dunia 2006 dijerman, dimana swiss dan austria tidak memiliki akar sepak bola yang cukup kuat selain juga prestasi dari kedua negara penyelenggara tersebut yang memble baik di tingkat club maupun sebagai tim nasional. Belum lagi ditambah kapasitas stadion yang terhitung lebih kecil bisa dibilang sesak untuk ukuran piala eropa, rata2 berkapasitas 30-35 ribu penonton, bandingkan dengan di jerman yang rata2 50-60 ribu penonton, ya harap maklum.

Piala eropa merupakan acara 4 tahunan dimana tim2 top eropa berlaga untuk menunjukkan siapa tim yang terkuat di benua eropa ini, dimana kompetisi ini merupakan tolok ukur sepak bola dunia, sepak bola eropa gitu loh. Juga laga eropa ini merupakan tempat aktualisasi kemampuan individu, siapa pemain yang kinclong tentunya akan menambah daya tawar pemain tersebut dalam kancah tataran klub eropa. Nah para pelatih dan agen2 pemain tentunya berlomba2 dalam mencari dan menawarkan pemainnya guna menyemarakkan bursa transfer pemain eropa musim panas ini. Wah pasti bakal semakin hot nih……

Bagi penggemar/fans dari the tree lions alias inggris jangan bersedih hati karena tidak lolos ke putaran final piala eropa kali ini di swiss dan austria, saya pribadi memang agak kurang begitu suka dengan tim ini, walautim ini bertebaran bintang2 dunia sebut saja David Becham tapi sayang adanya bintang2 tersebut tidak menambah mutu tim inggris secara keseluruhan, tragis memang. Tim2 eropa timur tentunya akan menyemarakkan kompetisi ini, seperti kuda hitam kroasia dan republik ceko, akan kah tim2 ini memberikan kejutan seperti yunani pada piala eropa 2004 lalu? dan tentunya juara bertahan yunani pasti tidak akan tingggal diam untuk melanggengkan dominasinya di daratan eropa. Tunggu dan nantikan saja kejutan2 euro cup kali ini, selamat menikmati.

hidup makin susah, tapi kudu optimis…

June 10, 2008

Gak lama posting kangen juga, terasa ada sesuatu yang hilang dari kebiasaan hidupku. Ditengah hingar bingar Europa Cup 2008, gemerlapnya perayaan pesta 4 tahunan tsb, tahu2 biaya gas naik 40 persen! Dan ternyata harga BBM juga udah naik. Herannya masyarakat disini tidak terdengar untuk melakukan protes apalagi demo2 anarkis, mereka hanya menyayangkan mengapa pemerintah menaikkan harga BBM dan gas, hanya itu das was! .

Ya gak heran sih kalo mereka tidak berdemonstrasi, wajar lah wong taraf kehidupan mereka sangat tinggi. Orang yang hidup sebagai buruh dipabrik saja bisa beli mobil bagus walaupun untuk membeli rumah banyak yang tidak mampu karena harga rumah mahal sekali dan yang saya dengar langsung, sewa rumah saja sudah cukup bismo, gak perlu harus punya rumah, begitu kata salah satu kolega saya. Kemungkinan besar mereka menunda bahkan membatalkan rencana liburan mereka, sehingga bisa menabung untuk digunakan keperluan yang lebih penting.

Ditengah melonjaknya harga2 BBM, gas dan kebutuhan rumah tangga yang lain, bagaimana dampaknya untuk student. Saya sendiri merasakan makin mahalnya hidup disini, tapi tentunya karena status sebagai student saya sangat diuntungkan, karena subsidi silang yang diberikan kepada kita dari para pembayar pajak, contohnya biaya asuransi dan ongkos angkutan yang murah meriah, sehingga tidak banyak berpengaruh banyak terhadap pengeluaran sehari2. Namun otak tetap diputar agar penghasilan bulanan cukup untuk hidup sampai akhir bulan, jangan sampe nombok, kalo udah nombok ya terpaksa deh gesek kartu kredit alias utang. Atau mengurangi hobby boros yakni kegiatan jalan2 heheheh juga mengurangi makan diluar.

Yang jadi pertanyaan adalah kalau orang barat bisa mengencangkat ikat pinggang ditengah makin meroketnya biaya hidup, bagaimana dengan kehidupan orang dinegara dunia ketiga? dimana mereka membelanjakan penghasilannya 50 persen lebih banyak hanya untuk kebutuhan pangan? belum untuk kebutuhan yang lain. Tentunya otomatis mereka bertambah miskin dan taraf hidupnya menurun bahkan bisa jadi terjadi kelaparan. Kalau sebelumnya makan 3 kali sehari (hanya nasi/roti saja), untuk bertahan hidup akhirnya jadwal makan mereka di kurangi menjadi 2 bahkan 1 kali, sangat irosnis sekali.

Jika kenyataanya seperti itu yang bisa dilakukan untuk orang/golongan yang berkecukupan seperti kita adalah, menyisihkan sebagian rejeki untuk membantu mereka. Membuat peluang2 usaha agar ada lapangan kerja bagi mereka yang membutuhkan. Memang tidak mudah melakukannya tapi kita tetap harus optimis agar hidup semakin bermakna.