Archive for August, 2008

cepat atau lambat ku kan kembali…

August 21, 2008

Saat sedang sendiri tentunya tidak boleh hanyut dalam suasana kesendirian, namun ada saat2 dimana kita butuh menyelami kesendirian itu untuk mengenal siapa diri kita, seberapa jauh kita telah melangkah, seberapa tepat kita mengambil keputusan. Sehingga kita dapat mengetahui hal apa saja yang telah kita capai dan proyeksi kedepan ttg hidup kita. “Ah… jadi terlalu serius nich nulisnya, sebenarnya mau ber-melow2 ria, tapi melow yang sekadarnya, gak boleh berlebihan.” Oleh sebab itu kemarin pas lagi nge-net, dapet laguyang pas untuk mengekspresikan kemelowanku.

Sudah lebih dari sebulan jauh dari istri, rasanya berat banget, tapi memang itu jalan yang harus ditempuh, butuh komitmen yang kuat untuk menjalaninya. Bahkan disatu situs aku menemukan bagaimana seorang suami yang berpisah dengan istri dan anaknya sampai bertahun2, dan komitmen mereka sangat kuat sekarang mereka akan bertemu kembali dan merasakan manisnya keberhasilan sang suami. Walau sebetulnya jika ada jalan lain yang lebih mudah gak perlu ambil jalan itu, dgn kala lain kalo bisa jangan ambil risiko jauh dari istri… walau kadang kita tidak bisa memilih, dan hanya itu pilihan hidup kita, ya apa mau dikata… so ist das Leben kata orang jerman, begitulah hidup.

Yang jelas aku pribadi punya rencana2 setelah ini, apa yang akan ku lalukan di tanah air kelak. Berlama2 dinegeri seberang tentunya kurang baik apalagi tanpa pendamping hidup. Mengambil prinsip orang2 tua dulu, mangan ora mangan sing penting kumpul, kyknya prinsip tersebut ada nilai positifnya, karena sekian lama jauh dari rumah kadang ada momen2 hidup kita bersama orang2 yg kita cintai lewat begitu saja., dan ini tak bisa terbayar dengan materi. Oleh sebabnya aku berjanji, ku kan kembali padamu cepat atau lambat… Untuk mengobati rasa rindu ada hadiah untuk teman2 blogger semua, sebuah lagu dari Michael Buble.. judulnya Home, selamat menyimak.


“Home”

Another summer day
Has come and gone away
In Paris and Rome
But I wanna go home
Mmmmmmmm

May be surrounded by
A million people I
Still feel all alone
I just wanna go home
Oh, I miss you, you know

And I’ve been keeping all the letters that I wrote to you
Each one a line or two
“I’m fine baby, how are you?”
Well I would send them but I know that it’s just not enough
My words were cold and flat
And you deserve more than that

Another aeroplane
Another sunny place
I’m lucky, I know
But I wanna go home
Mmmm, I’ve got to go home

Let me go home
I’m just too far from where you are
I wanna come home

And I feel just like I’m living someone else’s life
It’s like I just stepped outside
When everything was going right
And I know just why you could not
Come along with me
‘Cause this was not your dream
But you always believed in me

Another winter day has come
And gone away
In even Paris and Rome
And I wanna go home
Let me go home

And I’m surrounded by
A million people I
Still feel all alone
Oh, let me go home
Oh, I miss you, you know

Let me go home
I’ve had my run
Baby, I’m done
I gotta go home
Let me go home
It will all be all right
I’ll be home tonight
I’m coming back home

[Thanks to kjfdkjf@asfj.com for these lyrics]
[Thanks to usaum@web.de, ad_bomb@hotmail.com, Tyler, boardchik362@msn.com, beckyheaven@hotmail.com, brian dougherty, Gordon for correcting these lyrics]

Apa kabar tempat wisata di tanah air?

August 20, 2008

Omong2 tentang pariwisata, saya jadi ingin menengok sekelumit tentang pariwisata di tanah air. Gak ada orang didunia ini yang bilang indonesia itu jelek, aslinya negara kita indahnya bukan main, suhu rata2 diatas 25 derajat celcius, kelembaban yang tinggi, hutan hujan tropis yang luas, lautan yang biru apa lagi…. gunung2 yang membentuk ring of fire memanjang dari ujung utara pulau sumatra sampai deretan kepulauan nusa tenggara timur, semua itu adalah anugrah Tuhan yang sama2 harus kita syukuri dengan memeliharanya.

Namun apa yang terjadi? Negri indah,  orang dulu bilang gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kartorahardjo yang memiliki potensi wisata luar biasa ternyata gagal dimanfaatkan secara optimal baik oleh pengambil keputusan dinegeri ini maupun pihak yang berkepentingan. Masalah klasik yang membentur pemanfaatan potensi wisata ini adalah infrastruktur, kurang promosi serta sarana penunjang. Kalau sudah memasuki wilayah ini sulit deh… saya juga angkat tangan, sebab tugas pemerintahlah membangun infrastruktur, khan stake holder-nya rakyat. Situasi politik, keamanan dan berjangkitnya penyakit epidemik juga menyebabkan keengganan wisatawan melancong ke negeri ini, entah lah….. :(

Tapi jangan terlalu putus asa karena sebagai warga masyarakat, khususnya blogger, paling tidak kita dituntut untuk mengenalkan situs2 wisata diindonesia, mudah aja sih, buatlah situs dari tempat2 wisata yang telah anda kunjungi syukur2 sudah lengkap dengan fotonya, beserta akses ke tempat tsb, sehingga wisatawan lokal maupun manca negara dapat terbantu dgn adanya hal itu. Atau gampang aja deh, jangan buang sampah sembarangan, itu sudah lebih dari cukup.. gak usah neko2!

Coba deh lihat ke situs ini: http://www.rhinefalls.com/ saya mendapatkan info ttg tempat wisata yg saya kunjungi kemarin dari situs tsb, sehingga kita bisa mendapatkan gambaran umum ttg tempat wisata yang kita tuju. Nah coba deh teman2 pikirkan, gimana cara mengangkat ketenaran tempat2 wisata diindonesia, kalo ada saran mohon di urun rembuk, tulis aja dikomentar dibawah ini…. ditunggu loh!

racun…

August 19, 2008

Kemarin, ketika sedang jalan2 keluar kota ngobrol2 tentang komunitas networking di internet, nah kebetulan saya sudah punya linkedin, friendster sehingga kayaknya gak perlu lagi model2 kyk gituan. Nah om tatang malah nyindir, jaman sekarang mah FS udah enggak jamannya lagi, coba deh yo, Facebook.. ini lebih asik lagi, bisa nge-tag foto2 mu disharing dgn foto temanmu, wah pokoknya asik deh.

Sebenarnya udah males lah yang gini2an, dan bosen, buang2 waktu ajah.. hihiih buang waktu apa banyak waktu? hihihi. Eh gak berapa lama racun itu menyebar deh ke benakku, pas lagi nyantai ngeblog, tiba2 pikiran itu muncul, ingat akan petuah om tatang. Akhirnya dengan segala penyesalan saya daftar deh FB. Gak lama, cuma beberapa detik terdaftar, dan herannya didalam FB saya sudah menunggu beberapa orang yang ingin berkawan dengan saya, nah loh… tambah rame aja dech, ya udah sekalian aja di add, sambil utak-utik fasilitas lain, membandingkan dengan FS. Mudah2an FB ini lebih banyak manfaatnya, makin banyak networking dan dapat silaturahim sama temen2 yang sudah hilang kontak.

oleh2 tamasya…

August 18, 2008



Perahu bermuatan manusia berusaha merapat ke pulau ditengah2 sungai rhein, ini sangat membahayakan oleh sebab itu kami tidak menaikinya karena dapat menyebabkan KANKER, anda tahu yg kami maksud :D hehehe.

Di swiss jalur untuk orang berjalan ditandai dengan bergandennya tangan sang ayah dan anak lelakinya, ini sangat berbeda sekali dengan dijerman yang mengambil simbol ibu dan anak.

Foto diatas adalah oleh2 perjalanan kami ke kota schaffhausen, kota kecil dipinggiran sungai rhein, yang kalo kita telusuri akan bermuara di negeri belanda. Setelah numpang kereta ekonomi ekspress karlsruhe-konstanz, kita tiba dikota tsb dengan menempuh kurang lebih 3 jam perjalanan. Sampai di stasiun, kita segera disambut petugas perbatasan, mereka memeriksa pasporrt dan tujuan kedatangan kami, gak berapa lama pemeriksaan pun selesai. Mudahnya bagi kami memasuki swiss walaupun swiss bukan negara anggota EU dikarenakan kita memiliki ijin tinggal di jerman. Lucunya orang2 swiss yang akan ke jerman harus membuat visa terlebih dahulu hahahaha kesian bgt :D .

Kotanya bersih, kecil tipikal kota2 di swiss lah…, yakni tingginya standar hidup ditandai oleh baiknya sarana transportasi, kenyamanan, keamanan dan tentunya MAHAL. Bisa dibilang 1.5 kali lebih mahal dibanding biaya hidup rata2 jerman bagian selatan. Kalo di kota kami karlsruhe-red, harga kebab berkisar 3,5-4 €, nah di swiss lebih mahal sekitar 6 Frank swiss (5-6 euro), wah bahaya nich kalo tinggal di swiss berpenghasilan jerman, bisa kere.

Bangunan dan arsitektur rumah2 disana sama dengan jerman, sebab wilayah ini masih dekat perbatasan jerman sehingga bau2 jerman sangat kental, selain itu mereka masih menggunakan bahasa jerman-dialek swiss, yang kalo kita2 denger dahi sambil mengkerat-mengkerut, tanda tidak ngerti.

Setelah ‘terbebas’ dari petugas pemeriksa pasport, kami kebingungan menuju ke tempat tujuan, soalnya tidak ada mesin pembeli tiket otomatis, setelah 10 menit bertanya dan celingak-celinguk kita pun beli di atas bis. Bis disini berbeda dengan di jerman, disini bis2 kebanyakan menggunakan traksi listrik sehingga bis tidak menghasilkan gas buang, astinya bebas polusi dan hemat energi., mirip sekali dengan rapid transport di negera eropa timur.

Perjalanan memakan waktu 10 menit kita pun tiba di halte dan berjalan kembali 10 menit untuk mencapai air terjun tsb. Wah Masyaallah….. luar biasa indah sekali sungai ciptaan Tuhan, air sungai deras terjun kebawah sekitar 50 meter tingginya, sangat deras sekali. Kita pun segera bergegas menuju, mendekati sungai tersebut ceprat-cepret…. photo session dimulai. Eh.. dasar tempat wisata, disana bertemu orang indonesia dari bandung, sedang intern di sebuah perusahaan manufaktur, gak heran sih karena salah satu institusi pendidikan di bandung banyak yang berafiliasi ke swiss-manufaktur, swiss connection lah orang barat bilang.

Setelah mondar-mandir foto2, dan membeli kartu pos hehehe biasa kalo saya bertamasya pasti beli kartu pos, untuk kenang2an, kita pulang.. huhuhu lumayan lelah tapi puas, siap2 untuk menyongsong hari esok yang penuh dengan kejutan.

Sedihnya gak bisa ngajak istri, i am sorry sweet heart :(

~”~

foto sebagian diambil dari www.wikipedia.org

ngilangin stress….. tamasya!

August 14, 2008

Alhamdulillah, disela2 nulis laporan thesis yg belum kunjung selesai, tiba2 ada panggilan “buzz” di Yahoo Messengerku (YM). “Boss kira2 weekend ada waktu gak?” tanya om tatang, salah satu senior sekaligus mentorku di kota ini. “Wah belum ada omm paling hari sabtu mau kerja setengah hari”, ujarku. “Kalo ada Lust (mood) jalan2 yuk ke swiss sama ke danau konstanz, mau gak?”. Biaya saya tanggung dech… (bener gak yach?) kita naik kereta dari sini!. Kebeneran lagi pusing dan rada melow ada tawaran menggiurkan, secara gw hobby jalan2, jadi pas banget deh.

Sebenarnya om tatang menawaran kami ke kota basel, tapi aku gak rekomendasikan, rada garing kotanya. Mendingan ke air terjun Schaffhausen ajah bagus pasti pemandangannya. Wah, dia mengiyakan saja rekomendasiku, sebab tahun lalu aku pernah mengunjungi kota Basel.

Mungkin bagi sebagian orang romantis karena kota tersebut dibelah sungai rhein, dan bisa memandang jembatan dari bukit tak jauh dari pusat kota. Tapi kok aku biasa aja yach… mungkin karena waktu itu musim dingin, sehingga suasana agak kurang menyenangkan. Sip lah kalo gitu, gak perlu melow2 lagi, sorry darling gak bisa ngajak kamu. Insyaallah deh kapan2 kita agendakan honeymoon kita yang tertunda, Kuala Lumpur aja yach yg gratisan :) .

foto diimport dari sini:

http://www.tischtennisschule.ch/index.htm

http://wikipedia.org

das Leben geht weiter….

August 11, 2008

Masa sih hari2 dilewati dengan melow, gak baik untuk perkembangan psikologis, hidup harus jalan terus, walau keluarga dan kekasih nun jauh disana. Optimis……..

a long journey ahead

August 11, 2008

Alhamdulillah, persis hari ini 5 tahun yang lalu aku tiba disini, dinegeri yang asing, yang hanya dikenal melalui peralatan elektronik dan perkakas bangunan. 5 tahun seperti minggu lalu semua berjalan begitu cepat. Hari itu segala sesuatunya dimulai, perjalanan menuju proses kemandirian dan kedewasaan diri ditetapkan. Teringat emak dan sekeluarga melepas diriku dibandara, penuh dengan perharapan agar anaknya kelak bisa menjadi orang berguna bagi dirinya, keluarga dan masyarakat.

Penerbangan yang melelahkan itupun berakhir, 17 jam diudara ditambah harus menunggu pesawat 7 jam, untung disediakan penginapan sehingga masih bisa beristirahat dan sarapan. Tiba di frankfurt, celingak-celinguk bingung maklum lah wong ndeso, karena disini serba teratur dan rapih. Akhirnya tiketpun terbeli lumayan mahal tapi tak apalah yang penting tiba ditujuan selamat. Waktu itu sudah jam 8.30 malam, tapi herannya kok masih terang yach, matahari masih bersinar dengan cerahnya… pokoknya geleng2 kepala deh. Sesampainya di berlin kota tujuan utama, ternyata tidak mudah saya sempat ketinggalan kereta karena turun tidak pada stasiun yang tertera pada tiket. Duh….. pusing deh, akhirnya harus menunggu beberapa jam… sehingga sampai berlin keesokan harinya.

Sampai di stasiun kebun binatang berlin aku tlp sahabat agar segera menjemputku, mereka pun datang setelah beberapa menit berlalu, aku peluk erat mereka, senang rasanya dapat bertemu dengan teman seperjuangan. Gak lama sebenarnya aku diberlin, hanya 6 bulan, persiapan bahasa dan pengenalan kultur orang setempat, kemudian aku pindah ke Karlsruhe kota dimana sekarang aku tinggal, hingga kini.

Pengalaman2 hidup selama kurun waktu 5 tahun membuatku sadar akan jatidiriku, bahwa aku adalah seorang musafir, perjalanan kehidupanku masih sangat panjang, bahwa aku hidup hanya sebentar, hidup di dunia bagai seorang musafir yang berhenti sejenak dibawah pohon rindang kehidupan, sehingga aku perlu bekal yang tidak hanya cukup bahkan harus ekstra, karena aku tidak tahu seberapa besar tantangan dan cobaan yang akan ku hadapi diperjalanan kehidupan yang akan datang.

~ ———— ~

*Foto diambil dari sini: http://schoolofthepilgrim.blogspot.com

True Love

August 10, 2008

True love is not about finding a perfect person

True love is about loving imperfect person perfectly

True love does not have happy ending

Because it simply never end…

I love U

~from my beloved wife via SMS~

Pic. from : http://mrnine.wordpress.com/

Pesan: Terima kasih sayang, sudah menerima ku apa adanya, I love U too my sweet darling. :D

lika-liku hidup di perantauan

August 7, 2008

Siapa sih yang gak ingin tinggal dikampung halaman sendiri? ya jelas semua orang ingin tinggal dan hidup dekat dengan orang2 yang ia cintai, namun kadang orang punya pilihan lain, pilihan berpisah dengan keluarganya disebabkan menuntut ilmu atau mencari penghidupan yang layak dinegara orang, semua itu adalah konsekwensi pilihan hidup. Awal2 ketika ingin berangkat dan tiba di perantauan penuh dengan semangat yang membara, maklum tangki masih penuh, siap untuk beberapa tahun kedepan.

Setelah satu tahun, banyak sekali pengalaman yang didapat, selain ilmu tentunya, bagaimana beradaptasi dengan lingkungan yang baru, kebiasaan orang2 lokal yang baik, mau tidak mau harus kita adaptasi. Interaksi dengan lingkungan sangat perlu untuk menghilangkan gegar budaya. Pokoknya tahun pertama sangat berkesan.

Tahun kedua mulailah merasakan kerasnya hidup disini, setelah tahun pertama adaptasi dan jalan2, ditahun tersebut mau tidak mau kita harus survive, cari makan sendiri apapun dilakukan agar dapur tetap ngebul. Beruntung hidup diperantauan tidaklah sesulit hidup ditanah air, hanya dengan cuci piringpun orang bisa hidup kenyang, pokoknya bisa makanlah. Makannya banyak sekali saudara2 kita ditanah air yang bela2in keluar negeri baik sebagai mahasiswa, peneliti, professional bahkan buruh, ada yang beruntung dan ada pula yang buntung (bahkan secara fisik loh). Gak heran mengapa mereka ingin keluar dari tanah air, bukannya mereka tidak cinta dengan sanak keluarganya tapi karena himpitan ekonomi yang semakin kuat dan kehidupan di tanah air yang semakin brutal, membulatkan tekad mereka untuk bisa hidup lebih baik walau harus berpisah dengan orang yang mereka sayangi.

Tahun ketiga, wah rasa bosan berkecamuk, bagi yang hidup dengan keluarganya (anak, istri) masih bisa lah meredam keinginan untuk bersua keluarga besar, orang tua, saudara dan sanak-kerabat, tapi yang berpisah dengan mereka, bukan main rasanya kangeen…… banget miss u honey :( , homesick orang amrik bilang, Heimweg kara orang sini. Makannya perlu sekali menyibukkan diri agar rasa bosan tersebut teratasi walau hanya sebentar saja, bisa dengan nge-blog, olahraga, berkumpul bersama baik dalam diskusi atau pengajian tentu itu lebih baik, malah teman2 disini untuk mengusir rasa bosan akan suasana disini mereka bekerja, selain rasa bosan yang sedikit terobati, tabungan membengkak dengan sendirinya :) .

Sehingga sebagai manusia yg beriman, rasa bersyukur atas nikmat yang telah Tuhan berikan perlu dkita camkan baik2, agar kita tidak menjadi orang yang melampaui batas, mudah2an-insyaallah.

pacaran abis nikah? ternyata enak bangeet….

August 6, 2008

Sebagai seorang laki2 normal tentunya keinginan memiliki pasangan adalah hal yang sangat manusiawi, apalagi ditambah umur yang semakin mendekati usia matang (25, 30 th???) . Namun banyak hal yang menghambat seorang laki2 untuk memiliki pasangan hidupnya, misalnya kuliah yang belum selesai, mengejar karir , gaji yang belum seberapa atau “nanti aja ah kalo udah mapan!” serta beribu alasan lain, tebang pilih salah satunya (buat bos achoy no offense :) peace bro!. Sehingga para lelaki umumnya mengambil jalan ‘umum’ yakni pacaran, gunanya untuk mengenal satu sama lain, sifat, perilaku, kebiasaan sehingga dengannya timbul rasa cinta satu sama lain sehingga pasangan tsb bisa melanjutkan ke jenjang pernikahan. Namun alih2 tujuan suci yang didapat, malah dijaman sekarang pacaran disinyalir digunakan oleh kedua belah pihak untuk menyalurkan hasrat yang tidak pada tempatnya, sehingga banyak sekali kejadian yang kita tidak inginkan terjadi, walaupun banyak juga yang “selamat”.

Dahulu ketika remaja penulis memilik pengalaman yang kurang beruntung dari tipe hubungan seperti ini,  makan ati bo’, menurut hemat penulis ancaman dan bahaya hubungan seperti itu alangkah sangat besar, kalau tidak kuat iman dan si imin :) duh bakalan berabe dech…. Sebab ketika orang membina hubungan tanpa di moderasi tentunya arah pembicaraan mereka akan mudah disetir mahluk ketiga, siapa lagi kalo bukan mahluk halus, yang senantiasa menghembus2kan rasa was-was dalam diri kita, malah kadang kita yang nantang godain kita donk, na’uzdubillahi min dzalik. Sehingga jika hubungan tersebut telah terlampau “jauh”, tinggal tunggu aja lubang didepan, mudah sekali kita akan terjerumus kedalam hal kurang baik tsb.

Nah tentunya ada satu cara terbaik yang bisa ditempuh guna merealisasikan impian menjadi kenyataan. Hubungan antara pihak laki2 dan perempuan dimoderasi oleh pihak ketiga, bisa jadi orangtua masing2 atau saudara kandung baik dari pihak laki2 dan perempuan. Gunanya agar komunikasi kedua belah pihak dapat terjaga dengan baik dengan dilandasi saling percaya satu sama lain, tentunya ini perlu komitmen bersama. Sehingga kesucian dan kualitas hubungan dua insan dapat terjaga dengan baik, ketika kesepahaman tersebut telah ada makan insyaallah gerbang menuju ke pernikahan pun akan semakin mudah. Jika diantara dua belah pihak tidak menemui jalan tengah bahkan tidak terjadi kesepakatan, kedua belah keluarga bisa mundur baik2, sehingga masing2 pihak tidak kecewa dan sakit hati, sehingga walaupun tidak terjadi hubungan pernikahan tali silaturahim tetap terjaga.

Eh.. tunggu dulu, gak semua orang loh bisa kyk gitu, kayak beli kucing dalam karung aja!

Siapa lagi yang mo beli kucing dalam karung! Kita mau beli berlian dalam etalase kaca, tebal tersimpan rapih dan bersih, heheheheh :) . Sekali lagi ini perlu komitmen bersama, percaya dech sama gue. Ketika anda telah menikah, seketika itu pula proses pacaran baru dimulai, anda akan merasakan nikmat yang tiada tara, saya gak mau anda membayangkan terlalu jauh, awas 25 tahun keatas :D , hihihihi. Pacar anda yang taklain dan bukan adalah istri/suami anda sendiri, dan tentunya anda akan all out untuk memberikan cinta dan kasih anda pada pasangan.

Jika anda bilang aku cinta kamu, itu bukan sebuah ucapan gombal semata, melainkan pernyataan cinta yang tulus dan suci, karena hal tersebut dilandasi oleh ikatan pernikahan.

Walaupun tetap namanya juga perempuan butuh juga digombal-gombalin, heheheheh, masa didiemin aja seh, secara dia udah istri anda gitu donk.

Jadi mengapa gak coba runut dan tata ulang kehidupan cinta kita, apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan?, apakah anda puas hanya dengan hubungan yang “resmi” tersebut?. resmi secara “kultural” tapi belum secara aqidah? Apalagi sebagai bangsa yang beragama tentunya kita memiliki referensi yang cukup untuk melandasi hubungan tersebut. Allahua’lam-hanya Allah yang maha tahu.

Menikahimu

August 4, 2008
MENIKAHIMU PDF Print E-mail

Komposer : Yovie W, Lirik : Carlo Saba
MENANTIMU, HINGGA SAAT
CINTAKU TEMUKAN DIRIMU
USAI SUDAH SAMPAI DISINI
BERDIRI MELABUHKAN ASMARA

MENIKAH DENGANKU MENEMPATKAN CINTA
MELINTASI PERJALANAN USIA
MENIKAH DENGANMU MENETAPKAN JIWA
BERTAHTAKAN KESETIAAN CINTA
SELAMANYA

Aku telah datang cahaya mataku… menjemputmu, kan kita mengarungi biduk ke lautan samudra yang luas terhampar, melewati terpaan ombak kehidupan, menembus cakrawala kehidupan, berbekal cinta abadi dan rahmatNya bersamamu.

Hiks… kangen… melow terus nich, mudahan2 kegiatan yang apdat bisa meredam itu semua, pokoknya jangan sampe sendirian dech, apalagi menyendiri, makin bikin kangen istri dirumah. ^_^