Archive for January, 2009

hello, apa kabar sobat?

January 23, 2009

good-bye

Ku hanya ingin tahu, apa kabar kawan, semoga kamu baik2 saja, dan selalu dalam lindungan-Nya. Aku kangen berbincang dengan mu sobatku, lama kita tak bersua dan bercakap2, tentang masa lalu kita, kenangan dimasa kecil, masa yang paling indah dalam hidup kita. Mungkin engkau sudah lupa akan diriku, semenjak itu kita tak pernah berkumpul kembali, ya kita telah menentukan masa depan masing2, cita2 yang dulu ingin kita capai dan impikan. Selamat sobat atas segala jerih payahmu, doa dan usaha yang telah kau lakukan, tuk membahagiakan orang tuamu. Ah.. sobat kapan kita kan bertemu, kutunggu engkau di ujung jalan sana, jalan perjuangan.

oi… malaysia bukan indonesia

January 21, 2009

Banyak sekali yach orang indonesia dimalaysia, pikirku setelah membaca berita dan artikel mengenai orang indonesia di malaysia. Baik yang telah bermukim puluhan tahun, baru datang atau hanya sekedar melancong. Dari tenaga kasar sampai tenaga terdidik, dari buruh sampe dosen ada di malaysia. Sebenarnya apa sih yang mereka cari di malaysia? Yang jelas bukan rupiah atuh… bukan pula monas… tapi ringgit dan petronas. Saya sendiri belum pernah mengunjungi malaysia, apalagi tinggal bermukim disana, pandangan saya, negeri tsb sudah sangat maju ketimbang saudara tuanya, siapa lagi kalau bukan indonesia.

Tuhan memang menggilirkan “kejayaan” suatu kaum, kalau dilandasi dari segi etnis, dulu… dulu nich katanya, indonesia jauh lebih maju daripada malaysia, sempat bisa buat design kapal terbang, sampai bisa terbang, de… el.. el… Pernah sangat bangga sebagai pengirim tenaga terdidik pengganti dosen dan guru2 mereka yang sedang sekolah di luar negeri. Tapi setelah beberapa dasawarsa lupa diri, tak berbenah malah tenggelam akan sebutan macan asia. Tak disangka setelah puluhan tahun kemudian keadaan berbalik, dan kita lihat sekarang bagaimana malaysia jauh meninggalkan indonesia.

Dari sini, negeri michael ballack, mudah sekali mengenali budak2 malay, model jilbabnya yang “melayu” banget, dan sikap2 mereka yang rada2 “sepa`” (apa ya bahasa indonesianya, mirip dengan “berlagu”), ada memang yg respek sama kita, tapi itu anak2 dulu, anak2 yang belakangan datang ya gitu deh, tahu sendiri lah. Dari sini pula orang lain mudah sekali menebak diriku sebagai orang malaysia ketimbang indonesia, karena mereka banyak tahu ttg malaysia. Tanya kenapa?

Stigma masyarakat indonesia di malaysia sebagai pekerja kasar sangat melekat pada mereka jadi jangan heran kalo kita nanti berkunjung ke malaysia maka mereka akan men-jeneralisir dari ujung rambut sampai kaki, sampai kita dandan rapih, bersolek bagi yang wanita, pakai kacamata ala paris hilton dan jangan lupa berbahasa inggris, kemana2 selalu membawa paspor/identitas pribadi, karena malaysia bukan indonesia bos…

dingin2 enaknya makan apa?

January 16, 2009

Salju telah mencair, suhu udara pun lambat laun naik, tanda2 musim dingin akan segera berakhir, mmmm… belum tentu juga sih, bisa aja bulan februari masih turun salju, kadang sampe juni?… lagu kale. Nah lagi dingin enaknya makan yang anget2. Seperti dibawah ini..

tempeNikmatnya tiada terkira, alhamdulillah masih bisa mencicipi hidangan khas tanah air. Dan enaknya emang ditemeni nasi, gak pas kalo pake roti atau mie, nasi emang uhuy….

sambel terasi

Oh iya tidak lupa sambal terasi, plus bawang merah dan tomat, makin ngeces dan goyang aja ni lidah.

(mungkin) cuma indo aja sekolah negeri sd-smu bayar!

January 13, 2009

Karena banyak bergaul dengan mahasiswa dari berbagai negara, aku jadi tahu waktu mereka mengenyam pendidikan dasar sd-sma pada gratis semua, tak terkecuali negara2 miskin, bukan monopoli negara maju aja loh pendidikan gratis. Ambil contoh, maroko yang negaranya miskin punya. Negara2 teluk, udha pasti gratis jangan tanya wongjuragan minyak. Eropa? lah iya lah khan pusat science dan technology. Afrika wah barusan di bahas kemaren, seluruh jazirah arfika gratis kali, yang pasti afrika utara gratis, mesir yg dulu anak indo ampe sekarang buanyak banget menimba ilmu disana. Cina, india, iran, aku tanya langsung dari temanku yang dari sono, ya gratis juga, bahkan di iran kuliah juga gratis, weleh….

Kalo kuliah gak semua negara daratan eropa gratis, jerman aja udah bayar hampir semua negara bagian, gak besar sih buat orang sana, lah udah kaya. 500€ satu semester mah just a piece of cake! Prancis bayar kyknya… cuma gak mahal, belanda bayar udah mulai mahal. Inggris jangan tanya cuma orang indo kaya aja yg bisa sekolah disana. Dan kualitasnya jangan tanya, top2 semua dari politekniknya sampe universitas, khusus jerman ya. Kalo prancis tanya mas adhiguna aja. Herannya ada negara di anatar 2 benua dan samudra biaya kuliahnya selangiiiiiiiiit, tapi kualitasnya termehek2. Gaji profesornya setara dengan gaji IT helpdesk, apa kata dunia! Jadi 2009, kalo mau dipilih, jangan cuma janji2 kosong buktikan dengan amal nyata, kalo pendidikan SD-SMU bisa gratis. Kalo enggak, ya sampai kapanpun bakal gini2 aja, keadaan negara tsb gak akan pernah berubah.

sekali lagi, belum makan kalo belum makan nasi…

January 13, 2009

Sering kita dengar dimasyarakat kita ungkapan tersebut. “Belum makan, kalo belum makan nasi, atau belum sarapan kalo belum makan nasi”. Makannya jadi republik nasi, alias pagi, singa, sore, malem kudu’ makan nasi. Yang menarik beras sebagai bahan pangan hanya subur jika ditanam di pulau jawa dan di pulau lain yang terdapat gunung berapi. Mengapa? karena memang tanah disekitar gunung berapi sangatlah subur. Jadi gimana orang indonesia di pulau lain? ya harus impr lah nasi dari pulau jawa, kalo gak cukup ya impor dari LN.

Padahal tanah indonesia itu luas, luas sekali, kalo ditanam padi gak numbuh pasti ada cari lain supaya ubi, singkong, sagu bisa numbuh. Atau memang tanaman tsb memang benar2 cocok di lahan setempat seperti, sagu, ubi di papua dan kepulauan maluku. Jagung di sumatra, jawa juga bisa. Singkong, dimana2 bisa kyknya samping rumah juga tancep singkong numbuh. Oh iya kedele dan cereal juga bisa ditanam.

Cuma masyarakat sudah terbiasa di nina bobokan oleh keputusan politik pemerintah yang mengelu2kan beras, kesannya beras adalah makanan orang makmur, kalo makan tanpa beras dibilang kere. Wadoooh…. Akhirnya karena udah kebiasaan ya apa boleh buat, beras lagi beras lagi. Padahal singkong, kentang kalo di goreng/kukus bisa mengenyangkan kok. Makan sagu juga kenyang, karena nilai karbohidratnya tinggi, jagung juga. Jadi ungkapan belum makan nasi belum sarapan/kenyang adalah berlebihan, mimpi disiang bolong kyknya, atau karen abelum biasa kali. Sebab saya kalo pagi makan roti, siang makan ketang, malem kadang2 nasi/mie/spageti, kenyang2 aja kok malah saya merasa kalo makan nasi/sarapan pagi2, baru jam 10 udah laper lagi, beda kalo makan roti, bisa kuat sampe makan siang.

Nah biar ga nasi lagi nasi lagi, ya pola pikir harus diubah, kemauan politik pemerintah harus ada, kreatifitas/defersifikasi pangan harus ditingkatkan, sehingga pangan melimpah dan kita tidak kekurangan. Cuma emang sulit sih kalo diindo, terkadang masalah pangan suka dipolitisir, becek deh :(

celotehan anak maroko

January 12, 2009

Sudah 1,5 bulan saya pindah dari asrama mahasiswa ke appartement, kebetulan saya tinggal di lantai 6. Tiap lantai memiliki 14 kamar, yang berarti 14 orang hidup bersama, berbagi 2 kamar mandi, 2 toilet dan 1 buat dapur berikut ruang makan. Bisa dibayangkan betapa sumpeknya, yang jelas antara laki perempuan campur :D heheheh… hus jangan ngeres dulu. Kalo diindonesia kyknya tidak dimungkinkan, berhubung disini bebas2 aja karena bukan merupakan hal yang tabu. Awalnya enjoy ajah, buktinya aku sampai 4 tahun bisa betah tinggal diasrama, sekaligus bisa melatih kelancaran bahasa jermanku, khan semakin berlatih akan semakin nyrocos kaya aer. Ya melatih berarguman dan juga keberanian menghadapi bule.

Tapi setelah menikah kok aku merasakan hal yang berbeda, kyknya aku harus pindah, dan ternyata memang aku sudah tinggal di apartemen bersama 1 anak indo dan 2 anak maroko. Singkat cerita karena satu appertement dengan 4 kamar untuk masing2 dari kita, jelas tidak sesumpek waktu diasrama, cuma itu loh, karakter orang arab lumayan keras, dan anehnya anak2 indo suka berantem heheheh. Namun karena aku telah banyak berkenalan dan belajar budaya orang arab bagiku semua beres, apalagi bisa speak arab, qolil qolil lah…. mayan biar arab tunduk dikit gitu. Singkat cerita suatu waktu aku berbincang dengan salah satu dari mereka, ttg kebudayaan maroko, adat istiadat kebiasaan , juga ttg pendidikan.

Yang menarik dari maroko, lebih dari 25 persen warganya berada di LN, alias maroko diaspora, dikarenakan situasi ekonomi yang kurang baik (miskin), menyebabkan mereka hengkang dari negara asalnya, biasanya mereka pergi ke eropa dengan tujuan studi agar mereka dapat merubah asadepan yang lebih baik. Aku berkata padanya bahwa diindo sekolah mahal, bahkan bisa dikatakan sekolah hanya untuk orang kaya saja. Lalu ku bertanya padanya, “di maroko gmn?”. Dia jawab, wah kita mah di maroko sekolah dari SD sampe kuliah GRATIS!, namun ya itu karena kurangnya investasi asing dan SDA yang ada menyebabkan negara ini kurang maju, ya tipikal negara2 arab yg gak punya minyak lah. Cuma ya itu salutnya, negara miskin gak punya minyak (sedikit) alamnya kering kerontang, kok bisa2nya sekolah gratis.. tis?. Lah indo gimana nih, yang katanya tongkat dilempar jadi pohon, saking suburnya, kok bisa2nya sekolah mahal? Yang jelas untuk negara miskin kyk maroko pemimpinnya punya kemauan, walaupun miskin yang penting sekolah gratis, shg bisa mencari peruntungan ke nagara lain.

gak biasanya sedingin ini

January 11, 2009

Udah hampir seminggu, salju yang turun minggu lalu baru mencair sedikit demi sedikit, dikarenakan sang bagaskara menyinari dunia dengan sinar hangatnya. Oh Tuhan sunggu besarnya karuniamu, andai saja sang srengenge tak hadir hari ini, bukan tak mungkin kami yg berada di subtropis ini akan enggan melangkahkan kaki ke luar sana. Gak biasanya musim dingin sekarang sedingin ini, tahun2 lalu paling banter -2 derajat, itu pun cm sehari, setelah itu pasti diatas 0 derajat, malah kadang2 bisa 5-7 derajat. Diperkirakan suhu mencapai -15 derajat subuh tadi, barusan ku lihat suhu di termometer menunjukkan -1,4 derajat. Oleh sebab itu penting setiap rumah memiliki pemanas, sehingga kita bisa bertahan hidup, dah ah.. hari minggu yg dingin, untung barusan aja nyeruput segelas susu coklat panas, sayang gak ada pisang goreng, tapi gpp, yang penting tidak mengurangi suasana batin ini.

hari ini salju turun lumayan lebat

January 5, 2009

Gak terasa sudah tgl 5 januari, perasaan baru kemarin awal tahun 2008, eh sekarang tahunya sudah 2009, tak terasa. Ketika pagi ku buka jendela, saljupun hinggap menyapaku, dan berbisik, ” selamat pagi sahabat semoga kau lalui hari ini dengan segenap rasa bersyukur atas nikmat kehidupan yang masih engkau rasakan kini.”