Karena banyak bergaul dengan mahasiswa dari berbagai negara, aku jadi tahu waktu mereka mengenyam pendidikan dasar sd-sma pada gratis semua, tak terkecuali negara2 miskin, bukan monopoli negara maju aja loh pendidikan gratis. Ambil contoh, maroko yang negaranya miskin punya. Negara2 teluk, udha pasti gratis jangan tanya wongjuragan minyak. Eropa? lah iya lah khan pusat science dan technology. Afrika wah barusan di bahas kemaren, seluruh jazirah arfika gratis kali, yang pasti afrika utara gratis, mesir yg dulu anak indo ampe sekarang buanyak banget menimba ilmu disana. Cina, india, iran, aku tanya langsung dari temanku yang dari sono, ya gratis juga, bahkan di iran kuliah juga gratis, weleh….
Kalo kuliah gak semua negara daratan eropa gratis, jerman aja udah bayar hampir semua negara bagian, gak besar sih buat orang sana, lah udah kaya. 500€ satu semester mah just a piece of cake! Prancis bayar kyknya… cuma gak mahal, belanda bayar udah mulai mahal. Inggris jangan tanya cuma orang indo kaya aja yg bisa sekolah disana. Dan kualitasnya jangan tanya, top2 semua dari politekniknya sampe universitas, khusus jerman ya. Kalo prancis tanya mas adhiguna aja. Herannya ada negara di anatar 2 benua dan samudra biaya kuliahnya selangiiiiiiiiit, tapi kualitasnya termehek2. Gaji profesornya setara dengan gaji IT helpdesk, apa kata dunia! Jadi 2009, kalo mau dipilih, jangan cuma janji2 kosong buktikan dengan amal nyata, kalo pendidikan SD-SMU bisa gratis. Kalo enggak, ya sampai kapanpun bakal gini2 aja, keadaan negara tsb gak akan pernah berubah.


January 14, 2009 at 1:50 am
in my dream.. hehehehe
January 14, 2009 at 2:51 am
Di Indonesia, yang pendidikan dasarnya nggak gratis, gaji dan tunjangan guru negeri sering lupa, atau nggak cukup anggarannya, nah kalau digratiskan, “begimane” nasib guru-guru? Bagaimana menghidupkan laboratorium? Bagaimana memperbaiki sekolah yang rusak? Serba salah kaprah, dan makin hari makin kompleks karena kesalahan yang berlarut-larut.
2009 mau milih siapa? Ada yang pilih Golput? Ada?
January 14, 2009 at 5:42 am
Lo?bukannya di jkt sd-smp gratis?
January 14, 2009 at 8:09 am
Di Perancis pendidikan juga tidak mahal, dari SD sampai SMU gratis.
Untuk perguruan tinggi satu tahun sekitar 300-500 euro untuk bachelor-master Universitas dan 500-1500 euro
untuk Grand Ecole (Bahasa Perancis). Untuk bahasa Inggris, master sekitar 10rb euro/tahun.
Untuk doktor sekitar 400 euro setahun, tapi biasanya dapat beasiswa.
Setiap warganegara Perancis yang paling miskinpun bisa sekolah sampai doktor jika dia mau.
Kualitas Universitas di Perancis sangat terjaga dengan baik, terutama di Grande Ecole dimana praktek dan teori sangat berimbang. Di Indonesia saya lihat banyak mahasiswa teknik Elektro, bahkan dari Universitas/Institut ternama tidak bisa melakukan hal-hal teknis paling sederhana seperti menyolder dan meng-etsa rangkaian IC.
Di Perancis tiap mahasiswa Elektro setaraf Licence (bachelor) dan Grande Ecole (setaraf master) hampir pasti bisa, karena ada praktik elektronika yang cukup intensif.
Jangankan mahasiswa elektro, mahasiswa Informatique Industriel saja, fasih dalam membaca rangkaian
elektronika, mendesign IC dan merangkai IC, juga menggunakan peralatan seperti Oscilloscope.
Mahasiswa mecanique (teknik mesin) saja, bisa elektronika sederhana, demikian juga mahasiswa Elektro, bisa mekanik
sederhana.
Kalau teori jangan tanya di Perancis, teori yang yang diajarkan sangat advanced. Orang Perancis sangat menyukai matematika, sehingga kalau mau sekolah di Perancis math kita harus kuat.
Ujian SMU saja susah setengah mati (lihat contoh ujian SMU Perancis di blog saya). Ujian masuk Grande Ecole apalagi,
hanya buat mahasiswa-mahasiswa terpilih yang mempersiapkan diri dari kecil.
Matakuliah di Perancis sangat banyak,ujian teori di Universitas/Grande Ecole Perancis sangat komplex
dan mendapatkan nilai bagus juga sulit.
Mengulang di tahun kedua adalah hal biasa di master Perancis, seperti halnya Jerman (tolong konfirm mas
Resi), kalau ujian tidak lulus dua kali, maka mahasiswa akan drop out dan tidak bisa melamar jurusan yang sama diseluruh Perancis.
Berbeda dengan PT di UK atau US, research center di Perancis biasanya otonom dan terpisah dari Universitas/Grande Ecole, karena itu kegiatan research postgrad biasanya tidak berhubungan dengan Universitas, sehingga terkadang ini mempengaruhi peringkat Universitas Perancis di level Internasional yang menitikberatkan pada komponen research. Makanya kita lihat Peringkat universitas di Perancis di level internasional tidak terlalu bagus.
Info lengkap mengenai pendidikan Perancis bisa dilihat di Blog saya.
Kalau pendidikan di Indonesia, saya sudah tidak bisa komen apa-apa lagi deh, sudah bayar mahal, kualitasnya tidak terjamin.
Beberapa PT top di Indonesia kebanyakan hanya mengandalkan kualitas mahasiswa saja, PT yang menerima input yang bagus ya pasti keluarannya bagus, tidak ada yang perlu dibanggakan dari situ.
January 14, 2009 at 4:05 pm
turut sedih dengan keadaan bangsaku
makanya mas…kami menantimu pulang untuk membangun bangsa ini…biar pemikirannya berubah sedikit…
January 14, 2009 at 6:50 pm
Anak sulung saya SDnya gratis lho… SD negeri…
Nggak tahu nih, SMP nanti ada yang gratis ngga ya? Tapi sepertinya nggak mungkin…
January 15, 2009 at 3:27 am
Hem, setahu saya ada SD gratis di Jakarta, jumlahnya sedikit sekali nggak banding dengan permintaan, dan mutunya ???, dan sepertinya juga nggak sampai gratis-tis nggak bayar sama sekali, krn tetap ada utk bayar ini itu meski kecil (cerita temen). Terpaksa dech buat anak, saya nyari sekolah swasta yang bayarannya lumayan mahal Mas Ario. Tapi apa boleh buat.
Pengennya di Indo mulai TK sampe kuliah gratis dan mutunya bagus. Tapi sepertinya masih mimpi. Lihat saja kelakuan para koruptor2 itu, membuat hati menangis darah. Kayaknya negeri ini sudah krisis manusia yang berakhlak & bermoral baik, Mas Ario.
Hehehe, jadi curhat dech…
Best regard,
Bintang
http://elindasari.wordpress.com
January 15, 2009 at 6:40 am
Di kota saya sekolah SD gratis, sumpah! beneran nggak bohong. Bohong kan dosa, lagian malu ketahuan Tuhan.
Salam
January 15, 2009 at 11:39 am
mau gimana lagi,bang
memang meski begini kali bang nasib termakan janji janji doang
salam hangat selalu
January 15, 2009 at 3:42 pm
Hehehehe…mungkin karena anda disana jadi darah anda semakin mudah panas yah mas, kalau kita2 disini sih palingan cuma bisa menghela nafas ajah melihat keadaan…soalnya bingung ga tau harus bagaimana, so ditunggu kehadirannya yah
Pemimpin negeri ini tersinggung sekali kalau dikatakan pendidikan di negeri ini tidak bagus, namun dia mengirim anaknya untuk sekolah ke luar negeri =)) =))
January 16, 2009 at 2:56 am
Yayayaya
Kapan gratisnya ya
Ada gratis, pungutannya banyak
January 16, 2009 at 6:19 am
ya betul, masak mau sekolah aja susahnya minta ampun, mahal banget, sekolah jadi bukan untuk anak pintar, tapi anak kaya !!
January 17, 2009 at 11:03 am
Kabar baik mulai januari 2009 ini smp negeri di jember gratis… tapi.. ehm masih ada saja uang ini itu… Tapi bagaimanapun alhamdulillah sudah berkurang banyak…
Tapi gak tahu uang masuknya apa ikutan gratis (sssttt…. tahun-tahun lalu mencapai jutaaan lho………, pdhl jember kota kecil…. padahal smp negeri)
Wis disyukuri saja Mas…
January 27, 2009 at 1:44 am
wah..ajiiib..mak nyus banget tuh tempe ma sambelnya..nyammi…
wah, nggak kebayang eh kalo lama di luar negri sana..mesti kangen berat ama yang namanya kupat tahu, opor ayam., pecak terong..hua hua….
btw..lam kenal ya bang …^^v
January 27, 2009 at 1:46 am
waduh..comentku kok nyasar ?? eh eh..map map..tuh coment yang enaknya makan apa..hehehe..maap ia..^^
February 5, 2009 at 11:02 am
Pertama mahal. Kedua, kualitasnya termehek-mehek. Hehehe… Ini Indonesia Bung! Tapi mau pilih yang mana, murah dulu? Atau berkualitas dulu? Soalnya, negara (Indonesia) ini nggak milih dua-duanya, alias cuek bebek aja tuh… Malah bikin UU BHP!
February 11, 2009 at 4:57 pm
hua…. jd pgn beneran terjun k dunia pendidikan, tapi ya itu… pgn bikin sekolah butuh modal… nah klo di dunia akademisi? kayanya kurang menjamin…. apa hrus ngumpulin modal gede ya baru balik jd pendidik? -_-v