Archive for June, 2009

Solusi kemacetan, perbaiki sistem transport lebarkan pedestrian

June 3, 2009

Kemacetan yang terus menggelayuti jakarta takakan bisa teratasi jika tidak dipayungi solusi satu atap, maksudnya tidak bisa hanya institusi lokal seperti pemda DKI dalam mengurai masalah kemacetan yang sudah komples ini. Sehari2 saya menggunakan moda transportasi umum, saya pilih trans jakarta untuk ke kantor. Ternyata lumayan cepat, walaupun masih kurang nyaman tetapi lumayan lah. Dari pintu rumah ke pintu kantor menghabiskan waktu kurang lebih 1,5 jam, pulangnya lebih lama sekitar 2 jam. Not bad lah. Soalnya naik trans jakarta, kadang2 dapet duduk, dan bisa terukur waktunya.

Saya kadang masih memimpikan transportasi yang nyaman, tepat waktu dan murah, seperti pengalaman2 saya dahulu. Namun memang kita harus realistis, sebagai warganegara harus selalu mendorong pemerintah untuk menyediakan transportasi yang baik, yakni dengan solusi konkrit dengan membangun sistem transportasi masal yang baik. Paling tidak dari diri kita yang memulai dengan mentaati peraturan lalulintas sehingga bukan hanya kita yang merasakan nikmatnya berkendara, juga orang lain.

saya memulainya kembali

June 1, 2009

Setelah 2 bulan satu minggu saya vakum, saya memulainya kembali. Alhamdulillah setelah 5 minggu pulang ke tanah air, saya mendapatkan pekerjaan, interview pertama begitu bermakna, langsung diterima. dan langsung saya jawab job offer dari direktur perusahaan dimana saya bekerja.

Dan setelah 3 minggu bekerja, saya dikirim ke singapore dimana kantor pusat perusahaan kami berada, technical dan sales training, lumayan berat tapi ilmunya sangat berbobot. Gak nyangka bakal naik pesawat lagi setelah 2 bulan tiba di jakarta. kali ini gratis.

Kesibukan setelah tiba di jakarta adalah mencari pekerjaan, ini sangat dulit mengingat saya kehilangan banyak koneksi di jakarta, mulai dari teman kuliah yang sudah tak acuh lagi dsb. Banyak faktor lah yang membuat dunia pekerjaan di idnonesia semakin tidak ramah. tapi alhamdulillah berkat rahmat Sang pencipta aku bisa melewati semua ini, cukup dengan 5 minggu. sedangkan teman2 yang lain, setelah pulang ke indo bahkan sampai saat ini belum mendapat pekerjaan, hitung2 kebih dari 1 tahun.

Mudah2an tulisan pertama ini setelah pulang ke tanah air bisa diikuti dengan tulisan2 selanjutnya, dan mudah2an tidak ada lasan untuk sibuk sehingga meninggalkan kegiatan baca-menulis.