Feed on
Posts
Comments

gambar diambil dari www.static.twoday.net

Mohon maaf sedulur semua, pesan2 sedulur dan kawan2 di kolom komentar belum sempat saya jawab semuanya hehehehhe :) banyak pesan yang masuk lalu agak kurang cepat di balas sehingga menumpuk, nah kalo udah menumpuk biasanya rada males jawabnya :) upss…

Minggu ini cuaca sangat bagus sekali, suhu rata2 meningkat dari 20 derajat menjadi sekitar 25 derajat, senang jika cuaca bagus seperti ini, karena lebih dari 6 bulan cuaca hujan dingin kadang bersalju, becek lagi…. becek lagi dech :). Patut disyukuri sebab orang jerman biasanya ramah2 jika cuaca bagus dan panas walau jika terlalu panas mereka juga rada bete, coz banyak yang meninggal biasanya orang2 tua. Ditengah cuaca yang baik, ada hal2 penting yang perlu diperhatikan antara lain:

1. Jangan lupa banyak minum air putih, sebab udara di sub tropis kelembabanya cukup rendah, jika dinegara2 tropis umumnya kelembaban bisa mencapai 90 persen, disini kelembaban berkisar 50 persen, jadi jangan heran jika kita akan meresa haus sekali karena banyaknya cairan dalam tubuh yang menguap, walaupun demikian terkadang kita tidak banyak mengeluarkan keringat sehingga badan sekalu kering.

2. Jangan lupa pelembab kulit, iya ini penting sekali dengan udara yang cukup kering disertai sengatan matahari, kulit kita akan mudah teriritasi jika tidak dilandasi pelembab.

3. Gunakan tutup kepala, bisa juga topi atau slayer, dari pengalaman penulis jika kita tidak menggunakan topi, kepala akan terasa pusing.

4. Ini dia yang penting, kacamata hitam dengan anti radiasi sinar UV. Kaca mata hitam ini penting sekali untuk memelihara kesehatan mata tapi ingat jangan digunakan untuk yang tidak2 ya ! misalnya lirak-lirik hehehehhehehe, soalnya musim panas sih banyak udang rebus.

Kalo ada yang ingin ditambahkan dengan senang hati, monggo.

Tak ada kata yang pantas terucap selain kata Alhamdulillah, tiket pesawat telah ter-booking dan terbayar, walau jumlahnya setara 2 kali gaji bulananku tapi kepulangan ku kali ini untuk menengok ayah bunda dan keluarga yang telah hampir 5 tahun  ku tak bersamanya, so masalah biaya kein Problem. Mudah2an kelupanganku kali ini bisa menambah energy baru, hitung2 isi bensin, BBM kali…. ya minta doa dan restu orang tua agar perjalanhidupku lebih bermakna lagi.

Jakarta kaya apa ya sekarang?…. denger2 udah ada Bus Way apaan tuh?

Jakarta seperti apa ya tampangnya setelah 5 tahun?…. denger2 sering kebanjiran yach?

Jakarta makin sumpek katanya?…. denger2 jalan2 macet abis bro!

Mom, dad… i’ll meet you soon…

Sis, how is our future bussiness…

Jakarta I’m comming……

19 days left….

KopDar???? :)

tips hidup hemat

Merasakan hidup sendiri jauh dari orang tua dan sanak saudara, apalagi hidup ditengah2 komunitas lain dengan corak budaya, bahasa dan etnis yang berbeda tentunya sangat tidak nyaman, tetapi itu adalah sebuah risiko dari seorang perantau. Jika ditanah air tinggal dengan orang tua, segalanya sudah terpenuhi, mau makan tinggal bilang ke emak… lapeer, gak ada duit tinggal minta, trus ngabur alias ngeluyur. Beberapa tahun yang lalu saya berusaha memutuskan ketergantungan finansial saya dengan orang tua. Mulai saat itu saya mandiri, sehingga saya merasakan sekali bahwa cari duit itu sulitnya bukan main, jadi teringat betapa megabesar jasa bapak yang telah banting tulang mencari nafkah untuk kebutuhan sandang, pangan dan papan kami sekeluarga, tentunya budi baik orang tua tak dapat kita balas, hanya yang bisa dilakukan adalah meringankan bebannya, mendoakannya, berusaha hidup mandiri adalah salah satunya.

Berbicara masalah kemandirian, tentunya seorang manusia harus memiliki bekal hidup awal yakni skill/keterampilan dan knowledge/ilmu pengetahuan, ketika manusia telah memiliki bekal tersebut diatas maka dimanapun orang tinggal maka dia akan sanggup menghidupi dirinya bahkan termasuk orang2 sekelilingnya. Orang yang telah mandiri akan berusaha untuk meng-upgrade kualitas hidupnya, ini merupakan sebuah kecendrungan yang natural/sunatullah, bahwa manusia suka akan keindahan, kendaraan yang bagus, rumah yang megah dan pasangan hidup yang cantik. Namun untuk mencapai tujuan dunia tersebut manusia pasti akan dihadapkan oleh masalah2 yang suatu saat kesulitan hidup akan menempa seseorang menjadi seorang yang sabar dan bijaksana.

Saya sedang megalami masa2 sulit itu, tugas akhir yang tak kunjung selesai, semangat yang turun grastis, kondisi finansial yang paspasan sehingga menuntuk kita pandai-pandai memutar otak bagaimana kita bisa melewati kesulitan2 hidup tersebut. Nah.. tip2 dibawah ini adalah sebahagian dari 1001 macam tips hidup hemat.

1. Makan ala kadarnya, mengapa? karena makan adalah salah satu pengeluaran terbesar dari penghasilan kita. Tapi ingat bukan makan asal2an, tetap menuntut 4 sehat 5 sempurna. Memasak dirumah merupakan upaya penghematan karena jika kita keseringan makan diluar tentunya akan 2-3 kali membobok anggaran belanja rumah kita.

2. Kurangi cuci mata, hehehhe :) maksudnya window shopping. Karena keseringan WS ini akan berakibat kita lebih mudah membelanjakan penghasilan kita untuk barang baru. Padahal barang2 yang ada dirumah masih berfungsi dengan baik.

3. Gunakan kendaraan umum, oooo so pasti lah, paling enak disini naik sepeda, kalo cum asekedar keliling2 kota mah gak perlu naik bis, walaupn saya ada tiket 1 semester tapi dimusim panas ini sepeda adalah kendaraan dengan mobilitas tinggi, sekalian berolahraga.

4. Gunakan lampu dengan sensor cahaya, ini sebuah terobosan dalam dunia teknologi sensor. Lampu akan menyala jika ada orang disekitar lampu tersebut, sehingga jika tak ada orang otomatis lampu mati ini akan menghemat biaya pemakaian listrik. Tapi sulitnya diindo pasti kalo rumah gelap ya maling siap2 masuk.

5. Kurangin telfon dan ber SMS ria. Gunakan telfon untuk hal2 yang penting saja, jika kangen telfon saja beberapa waktu sehingga bisa menghemat pengeluaran. Saya mengisi pulsa telfon kadang 6 bulan sekali, telfon ke indonesia/rumah 2 minggu sekali bahkan sempat 1 bulan tak tlp.

6. Jika bisa memasak untuk 3 kali makan, lakukanlah. Kurangi memasak lebih dari 1 kali, sehingga dapat mengirit bahan bakar memasak/minyak goreng, gas, listrik, minyak tanah.

7. Hindari pertemuan2 yang tidak penting, karena biasanya kita harus mengeluarkan uang untuk pertemuan tersebut, ongkos menuju tempat pertemuan, biaya sosial pertemuan (rokok, makan dan minuman) kecuali mereka yang bayarin /gratis) heheheh :)

8. Gunakan barang2 selama masih berfungsi dengan baik, rawat barang2 tersebut sehingga tidak rusak sebelum waktunya.

9. Berolahraga yang cukup menghindari kita mengeluarkan orngkos untuk membayar dokter dan obat, karena kita selalu menjaga kesehatan.

10. Berusahalah untuk berlibur tidak terlalu jauh dari rumah anda, berlibur tidak harus menyewa resort dengan menginap 1 -2 minggu, hidup kan liburan anda dengan mengunjungi orang tua handai taulan kerabat,   sahabat anda atau sekedar menyapa tetangga anda.

kalo ada yang ingin menambahkan silahkan deh……. ditunggu nich.

Awalnya, ketika menginjakkan kaki di bumi tempat kelahiran Einstein ini, saya pikir hidup di eropa sama dengan tinggal di amerika serikat, seperti yang dulu kita lihat di filem2 hollywood, hidup dengan bergemilangan kekayaan, mobil yang bagus berseliweran di highway, gedung2 pencakar langit bertebaran disetiap kota. Namun ketika tinggal dijerman, saya kaget bin terheran2. Boro2 gedung pencakar langit, yang ada cuma satu gedung tinggi, kantor dinas soasial dan kependudukan-nya wilayah karlsruhe. Ternyata rakyat disini juga sangatlah berbeda, mereka hidup normal2 saja, tidak bermewah2, kemana2 naik sepeda, hampir setiap keluarga memiliki mobil pribadi tapi dengan kapasitas mesin yang kecil, kalaupun naik mobil pribadi untuk bekerja mereka berhenti di stasiun kereta lalu memarkirkan mobil/sepeda disitu dan kemudian naik kereta/trem, pas sekali untuk program penghematan energi, sehingga gak perlu mengiklankan jargon2 apalagi pake acara ceremony, gerakan ini lah itulah, hehehhe no offense!.

Karena tidak memiliki sumber alam yang melimpah bahkan bisa dikatakan miskin sumber energi, negara ini memusatkan pembangunannya pada SDM. Gaji yang diterima seorang pekerja akan dipotong kisaran 35-50 persen dan dikelola untuk biaya pembangunan, olehkarenanya bisa ditemukan sekolah, rumah sakit gratis, juga layanan umum seperti tram, kereta api dan bus semua infrastruktur terbangun dengan rapih dan penuh perencanaan. Jadi tak heran kalau jalan raya diisi oleh tram, bus, mobil sepeda dan pejalan kaki, semua ada jalu2nya, bahkan kadang jalan raya terdapat juga jalur tram, seingga bisa dipakai bersamaan.

Kesederhanaan hidup orang jerman juga saya acungi jempol, sering saya perhatikan anak2 indo di Karlsruhe ini suka gonta ganti telefon genggam, dari yang 3G, 2G ataupun bisa nge-bros di HP atau sekelas PDA rata2 hampir punya semua sorry to say, kecuali gua, yang beli HP baru karena HP yang lama rusak, itu juga milih2 yang paling murah dengan fasilitas paling minimum dan kalo bisa ada tarif gratis 3 bulan :), orang jerman saya lihat HPnya kuno bin standar, malah kalo dilihat ada ringtone ya masih yang mono jama2n HP diindo tahun 90-an, masih jadul punya. Untuk soal pakaian dan mode lumayan bergaya, walau kalo dibandingkan sama orang prancis gaya orang jerman culun punya banget. Secara gw lebih suka modenya orang2 prancis. Gak jarang mereka beli pakaian bekas, atau alat2, perkakas bekas asal fungsinya masih baik, nah barang2 bekas ini terkadang kita jumpai di pasar loak (Flohmarkt), jangan di samakan dengan pasar loak di indo, pasar loak disini barangnya sangat berkualitas apalagi kalo pasarnya deket rumah2 orang kaya pasti barangnya bermerek. Gue juga sesekali beli baju sama celana 3/4 disini selain murah banget juga kualitasnya masih bagus, pernah beli kalkulator, harga ditoko 20 Euro, trus gw cuma beli 2 euro dapet hadiah radio kecil, hemat khan?

Tapi gak semua lini hidup mereka bisa dikatakan hemat, untuk urusan hang out atau minum2 kopi/nge-bir di cafe atau kedai/Kneipe orang jerman bisa dikatakan boros, juga urusan rokok, hampir saya amati dan temukan perempuan jerman yang merokok, apa lagi rokok disini mahalnya minta ampun.

Jadi ada banyak hal2 positif yang kita bisa pelajari dari luar ttg gaya hidup, kebiasaan, kualitas kerja, semua bisa kita pilah dan ambil serta dijadikan bahan rujukan ketika nanti pulang ketanah air, sehingga bermanfaat untuk kemajuan indonesia, jadi anggota DPR sebenarnya gak perlu tuh mengadakan studi banding ke LN segala, ujung2nya pasti jalan2, belanja dan tamasya, udah banyak student yang lihat kok, itu pemborosan anggaran namanya, kasihan rakyat semakin menderita.

foto diambil dari www.bikehilliger.de

Endlich Sommer ist wieder da, Winterzeit is offiziel vorbei, das muss ich aufpassen weil vile Frauen nackt sind. Musim dingin telah berlalu dan akhirnya musim manas telah tiba, gua harus hati2 nich soalnya banyak cewek yang bakal berpakaian minimalis heheheheh :D Summer bo’. Ya musim panas telah di nanti2 penduduk di daerah subtropis khususnya di eropa, musim panas merupakan sebuah anugrah tuhan yang tiada duanya. Mengapa? sebab 3 bulan dilalui dengan musim rontok, 3 bulan musim dingin dan 3 bulan musim semi, pada musim2 tersebut penduduk didaerah ini melalui hari2nya dengan angin kencang, salju, hujan tak kurang kadang2 terjadi banjir dan tentunya pasti becek :), tapi alhamdulillah tidak terjadi hal yang mencolok pada musim2 tersebut.

Sebagai seorang muslim yang tinggal di subtropis tentunya musim panas ini merupakan musim ujian. Loh gimana sih khan tadi katanya berkah??? bentar dulu saya jelaskan. Pada musim panas ini jam tiga pagi sudah memasuki waktu subuh dan pukul 5 matahari sudah terbit sehingga harus bangun sangat larut malam, dilain pihak waktu isya jatuh pada pukul 12 malam. Praktis terkadang harus nunggu sampai waktu subuh baru kemudian setelah subuh benar2 ‘tidur’. Tentunya kita semua tahu tidur setelah subuh adalah kebiasaan yang kurang baik, ayam aja abis bangun subuh kagak tidur lagi masa manungsia tidur! logika mudahnya menurut gw sih begitu. Pilihan kedua setelah shalat isya lsg tidur dan bangun jam 4 ato 4.30, tapi pilihan kedua ini sangat beresiko, sebab pengalaman yang lalu2 selalu bablas heheheh, maklum nich still working on it. Memang disitu seninya dan harusnya hal ini melatih kita untuk dapat mengoptimalkan waktu serta mengelolanya, jika tidak kita akan mudah dilibas waktu.

Ujian yang kedua yakni bule-bule pada berlomba2 menggunakan pakaian yang minimalis, sebenarnya bahasa berlomba2 gak pas digunakan tapi ya gampangnya gitu aja. Dari pakaian tank top sampai baju adiknya dipake ada semua sampe2 *el*a*an d*d* nya dan **la*a dlm nya (sensor ON). Duh.. makin pusing deh otak, dan bikin hati kosong, kalo dah kosong bahaya deh siap2 tutup mata dan menelan ludah, atau kalo yang rada nakal sedikit bisa pake kacamata gelap sehingga gak kelihatan belang hidung nya :D . Bahkan kalo yang sudah super nakal rame2 pergi ke danau lalu berjemur ria, biasanya bule2 banyak yg berjemur (huh…. totally *a*ed), bukannya kita pengen ngelihatin mereka, malah biasanya kita yang diliatin dan dianggap aneh karena kagak ikut *a*ed juga.

Untuk jaga2, tipsnya sih mudah aja, pertama hindari jalan2 yang banyak kerumunan orang kedua gunakan sepeda sehingga kita fokus dijalan tidak lirak lirik, dan yang terakhir adalah berdiam dirumah, pilihan terakhir adalah pilihan sulit sebab kita khan harus sekolah dan cari duit juga. Atau salurkan hobi2 positif kita seperti baca buku, bersepeda, berolahraga tentu itu akan sangat baik ketimbang lirak lirik kyk gitu. Dari itu semua intinya adalah niat dan hati, jika niat kita tidak kuat untuk kebaikan maka kita akan termakan nafsu duniawi, dan kita akan tenggelam didalamnya tanpa menyisakan sehelai pun benang kebaikan, na’udzubillah. Moga2 bisa selamat melewati musim panas yang indah ini.

« Newer Posts - Older Posts »