Home » macam2 » nasi bungkus bekal dari emak..

nasi bungkus bekal dari emak..

November 2007
M T W T F S S
« Aug   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

nyang abis nyahi

  • 83,491 hits

anti kelaparan


Banner by Goenawan Lee

jurnal

nyang abis mampir

Waktu begitu cepat berlalu, tak terasa hari ini 11 agustus 07, 4 tahun sudah diriku berada di perantauan. Ingin rasanya kembali ke masa itu, agar ku bisa mengatur dengan baik semua rencana selama di perantauan, apa lacur nasi sudah menjadi bubur, semua target dan pencapaian tidak berbanding lurus. Kini hal utama yang harus dilakukan adalah, menformat masa depan, atur strategi baru dan yang sudah lewat biarlah berlalu.

“Iyo, kapan kamu pulang?” tanya ibu setiap kali aku menelefonnya. “Insyaallah tahun ini aku pulang, mak,” ujarku. Teringat pesan emak bahwa hidup dirantau itu tidak semudah yang dibayangkan, perlu perjuangan, kadang kening penuh keringat bahkan tak pelak darahpun mengalir keluar dari tubuh. Emak pun berpesan agar aku jangan cepat putus asa dan lemah semangat. Ia pun sangat mengerti tentang tabiatku, wajar saja dia mewanti-wanti. Begitupun halnya bapak, “Iyo pokoknya kalo belum drop out jangan berhenti sekolah, kamu harus tetap semangat!” Petuah bapak selalu ku pengang dan ku jalankan, dan akupun menuai hasilnya. Tinggal selangkah lagi aku akan merampungkan sekolahku, walaupun masih belum jelas kapan selesainya, tapi bisalah kalo ancer-ancer. Awal maret 08, bapak dan emak, insyaallah aku pulang.

Banyak pengalaman yang ku dapat selama di perantauan, yang paling terkesan menurutku adalah, mengubah cara berfikir. Cara berfikir indonesia, negeri dimana aku berasal, yang sampai saat ini aku amati masih terpola untuk mendapatkan atau mencapai sesuatu secara instant. Nah dinegeri ini tempat aku merantau, orang diajak untuk bekerja keras, berusaha baru kemudian menuai hasil, what you did is what you get. Bukan bermaksud untuk melecehkan bangsa sendiri dan bukan pula hal buruk yang telah tersebut diatas merupakan representasi dari semua kalangan, di negeri sendiri what you did is may be what you get, or even you get nothing. Terkadang elit-lah yang memberi contoh sehingga cara pandang tersebut banyak di adopsi orang. Udah ah, capee dehhh…


2 Comments

  1. Alin says:

    Ayo mas… semangat… I believe you can do it… wish u all the best… and we’ll see each other again in Jakarta… :))

  2. Ratna says:

    Bacanya telat ya?
    Suka sama judulnya…bikin kangen emakku…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: