Home » jerman » Jakarta, would it be like Sin City?

Jakarta, would it be like Sin City?

December 2007
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

nyang abis nyahi

  • 83,491 hits

anti kelaparan


Banner by Goenawan Lee

jurnal

nyang abis mampir

625px-sincitycomiclogosvg.png

Pernah nonton gak filem Sin City yang diperankan aktor kelahiran jerman, Ongkel Bruce willis dan si Cantik latinos Jessica Alba tidak? kalo udah pernah nonton nah kira2 jakarta bakalan seperti itu tahun 2100, kejahatan dimana2, muncul zombie, kualitas hidup menurun, layaknya kota hantu. Pendapat itu bisa jadi menjadi kenyataan jika pemprof DKI maupun pemerintah pusat tidak segera mengambil tindakan konkrit untuk membenahi jakarta ‘the sin city’.

Sebut saja sektor transportasi. Barusan baca koran nasional dirubrik ini, pemerintah akan mengembangkan MRT dan pembangunan 8 ruas jalan tol baru. Herannya dari niat baik tersebut pemerintah sama sekali tidak melirik kereta listrik (KRL) sebagai salah satu solusi alternatif. Boss ario tidak tahu apakah ketidakmampuan dalam hal teknologi atau proyek ini hanya sebatas pemuas masyarakat bahwa pemerintah telah berbuat sesuatu untuk mengatasi masalah ini. Terus terang saya akan pesimis langkah pemerintah akan mengatasi masalah kemacetan di jakarta dan sekitarnya, sebab pertumbuhan ruas jalan baru pasti akan diikuti dengan pertumbuhan jumlah kendaraan, dan suatu saat pasti masalah baru akan muncul.

Dari pengalaman boss ario tinggal di berlin selama 6 bulan, berlin bisa dijadikan contoh bagaimana permerintah kota dan propinsi mengatur salah satu sektor pelayanan publik ini. Tentu kita tidak bisa membandingkan berlin dengan jakarta ‘the sin city’, tapi apa boleh buat sebab boss ario cuma bisa membandingakannnya dengan berlin. Berlin, dengan luas kurang lebih 1/2nya jakarta dan berpenduduk 3,3 juta, membuat berlin masuk dalam daftar the world’s largest urban agglomerations. Sarana transportasi masal telah dibangun pemerintah kota kala itu dengan membangun s-bahn (suburban train) pada tahun 1924.

s-bahn_berlin_erster_zug_in_bernau_1924.jpg bahn_berlin_baureihe_481.jpg

Operasi sarana layanan publik ini dikelola oleh BVG. Asiknya kita dapat berpergian dengan kereta ini mengelilingi kota berlin dan mereka berputar dengan arah yang berbeda, asik khan. Trayek kereta ini dinamakan s-bahn ring. Beruntung sekali kota berlin, karena memiliki sarana transportasi publik ini, karena dapat mengangkut ribuan manusia hilir mudik dalam melakukan aktifitas keseharian mereka. Dan sedih banget warga jakarta yang dalam kesehariannya selalu dihinggapi masalah kemacetan belum lagi kriminalitas.. duh capeee dehh!

karte_berlin_ringbahn.jpg

Alangkah baiknya jika pemerintah pusat khususnya pemerintah DKI jakarta mencontoh apa yang telah dilakukan kota2 besar di dunia dalam sektor transportasi. Sangat berat memang, mengingat investasi yang dibutuhkan sangat besar, juga dibutuhkan infrastruktur yang mampu menyokong sektor tersebut. Pada intinya semua kembali ke niat baik pemerintah entah pemprov atau pemerintah pusat, memperbaiki dan membenahi sarana transportasi publik atau membiarkan jakarta benar2 menjadi sin city.


6 Comments

  1. dimasu says:

    KRL sudah ada di jakarta. tapi tidak ada perbaikan. setaip harinya dijejali 600 ribu orang. banyak copet, banyak pedagang, kotor, tidak representatif lah. memang ada penambahan gerbong (gerbong bekas dari jepang), tetapi tidak ada penambahan jalur. sudah tidak muat juga kali.

    Proyek yang lagi hot2nya busway. Mudah2an bisa menjadi transportasi yang representatif untuk kota jakarta, sehingga orang yang tadinya naik mobil mau ikut naik busway. jumlah kendaraan pribadi di jalanan berkurang, macet berkurang..

    Untuk proyek monorel, saya sangsi. jalurnya hanya memutari area kecil saja. Untuk subway juga lebih sangsi lagi. apa jadinya ketika musim hujang datang. yang diatas saja kebanjiran, apalagi subwaynya..udah gitu jalurnya pendek (lebak bulus-blok M) ..

    Menurut pendapat pengamat transportasi (saya lupa siapa), jika kondisi kemacetan di jakarta tidak ada perbaikan, tahun 2010, jakarta akan macet total..

    sekarang tinggal kita serahkan ke “ahlinya (katanya)”, Pak Gub Fauzi Bowo…

  2. Cynanthia says:

    Telat sih, mestinya bangun monorail dari dulu, jadi kendaraan pribadi terhambat pertumbuhannya.

    Jakarta banyak dosa, prihatin saya…

  3. emyou says:

    Sin City?? Waaa…keren dong!! Gw suka tokoh yang diperanin Elijah WOod yang bisa membunuh maupun dibunuh dengan tersenyum ituh. Dingin banget.

    Ups!!

    Bukan itu ya intinya?? Maap..OOT😀

  4. Jakarta banyak pembenahan, tapi pola pembenahannya itu yang rada bermasalah…😐 Macamnya Busway muncul duluan, terus ada proyek monorail (yang belum jelas), sama busway yang masih digarap juga hingga bikin ruas jalan menyempit… soalnya kadang-kadang rada maksa sih.

  5. Arif Budiman says:

    Wah, usulku sih ibukota Indonesia perlu dipindah nih…
    Soalnya banyak sekali masalah yang ada, dan butuh waktu lama untuk menyelesaikannya. Masalah urbanisasi, pemukiman kumuh bantaran kali, banjir, kemacetan jalan raya, jalur hijau, busway, de-el-el… Sumpek aku, punya ibukota seperti Jakarta… Kok, nggak seperti Malaysia atau Singapura ya???

  6. seli_usel says:

    . wew keren abis

    . d indonesia blum prnah adha yang kaya gitu lloh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: