Home » kehidupan » aku kan selalu memupuk pohon kehidupan ini

aku kan selalu memupuk pohon kehidupan ini

January 2008
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

nyang abis nyahi

  • 83,491 hits

anti kelaparan


Banner by Goenawan Lee

jurnal

nyang abis mampir

Waktu berjalan begitu cepat, tak terasa tahun sudah memasuki tahun baru masehi. Usia semakin berkurang, satu persatu muncul rambut putih dikepala, wajah yang dulunya lembut bersih dan asri kini lambat laun samar berkerut, pipipun merenggang tak kencang lagi seperti dahulu kala. Sedikit sekali kebaikan yang telah kulakukan dimuka bumi ini, untuk kebaikan diri sendiri saja sulit apa lagi untuk orang lain, yang tertinggal hanya tinggal kumpulan kealpaan, kekosongan bahkan kemunafikan.

Manusia itu ibarat sebuah pohon, berasal dari cikal, kemudian ditanam lalu disemai tumbuh tunas muda, berangsur besar meninggi, bercabang, dengan akar yang menghujam ketanah, dan pucuk yang menjulang tinggi, memberikan naungan, sebuah keteduhan, kesejukan. Tak hanya itu, tiap2 ruas ranting akan menghasilkan buah, yang merupakan saripati dari sebuah proses kebaikan didalam pohon tersebut.

Aduhai indahnya dunia ini apabila aku seperti pohon tersebut, bisa memberikan kontribusi bagi sesama, memberikan manfaat yang sebaik2nya, laksana buah yang manis, yang memakan tentu akan megucap, “duh, luar biasa.. ciptaan Rabbi, enak sekali buah ini manis, menyegarkan dan menyehatkan dimana aku bisa membelinya, mendapatkannya”. Kalaupun buah itu matang dan kemudian jatuh, tentu akan memberikan pupuk bagi dirinya, tak ada yang sia2. Ya, aku ingin sekali seperti buah itu…. !

Tidak…! aku tak ingin menjadi buah masam apa lagi meracuni orang lain, buah yang tumbuh dari proses yang buruk, kurangnya pupuk ruhani, rapuhnya imunitas dari virus-virus kehidupan yang mematikan. Rabbi kuatkanlah jiwa dan raga hambamu ini…, rabbi tuntunlah hambamu ini, sehingga dalam diri ini tumbuh sebuah pohon kebaikan, bagiku juga orang lain.


10 Comments

  1. suandana says:

    Wah, membaca tulisan ini, saya jadi kepikiran… Sekarang ini saya sudah jadi buah macam apa ya?

    Semoga saja, saya tidak dianggap sebagai buah-ya (maksa dikit dak pa-pa kan, bos?)😀 Amin…

  2. Insan says:

    memang, yang paling menakutkan dari hidup ini adalah: menjadi orang yg sama sekali tidak berguna (tidak membawa kebaikan) bagi diri sendiri + orang lain.

    amin. mudah-mudahan segala do’a dan harapan bos terkabul dan tentu aja, gue juga berharap bisa menjadi yg demikian…🙂

  3. balibul says:

    emang situ pernah po ke bangsari cilacap ?

  4. tulisannya bagus mas….
    btw, gimana suasana jerman winter tahun ini. dulu saya tinggal di esbjerg, denmark dekat perbatasan jerman. sering banget saya main ke hamburg… kalo ke karlsuhe belum pernah euy….

  5. dimasu says:

    happy new year😀

    *lagi makan buah mangga yang manis*

  6. peyek says:

    semoga semua menjadi lebih baik

  7. rbaryan says:

    Andai para pendidik/guru mengibaratkan siswanya sebagai bibit unggul yang akhirnya dia bisa tumbuh dan berkembang bagai pohon yang diibaratkan mas bismo mungkin hasil pembelajarannya akan berbeda dengan saat ini…
    Bangunlah negeri tercinta ini wahai sahabat ku…
    jangan biarkan negeri ini ada dalam keterpurukan…

  8. Insan says:

    memang suatu hal yang menakutkan: menjadi orang yang tidak berguna/bermanfa’at, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain. mudah-mudahan, kita semua tidak masuk dalam golongan yang demikian. amiin.

  9. elindasari says:

    Hello Mas Ario,

    Selamat Tahun Baru 2008 yach. Semoga disepanjang tahun ini kita semua selalu dilimpahkan berkah & Kesuksesan dari Allah. Amien…
    Sorry baru sempet singgah lagi nich… maklum kemarin2 liburan hehehe…

    Mas Ario thanks atas tulisan Mas Ario diatas yach…Semoga dgn membaca tulisan tsb semakin banyak orang2 yang peduli pada sesama & lingkungan.

    O,ya mas…kalau Mas Ario senang membaca tentang buku2 perenungan bisa baca salah satunya Berjudul “The Cycle of Beauty” karangan Master Cheng Yen.

    Buku aslinya ditulis dalam bhs Mandarin, tapi sekarang sudah diterjemahkan dalam bhs Inggris juga Indonesia. Dan bisa dicari di Jing Si Books Store (Toko Buku & Cafe)atau Toko2 buku lainnya, mungkin termasuk di German….

    Bukunya banyak memberi inspirasi tentang kehidupan yang baik.

    Ok, sekian dulu komentarnya..Sorry jadi panjang…dan semoga berkenan !!!

    Best Regard,
    Bintang
    http://elindasari.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: