Home » kehidupan » selamat jalan Pak De’

selamat jalan Pak De’

March 2008
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

nyang abis nyahi

  • 83,491 hits

anti kelaparan


Banner by Goenawan Lee

jurnal

nyang abis mampir

Kemarin selesai mengirim pesan pendek elektronik ke emak, aku mendapatkan balasan berupa berita duka, “Yo’ Pak De telah berpulang”, ujar emak. Aku pun tertunduk, sedih merasa kehilangan yang sangat, Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi Wa’fu’anhu. Setelah beberapa tahun merantau aku telah kehilangan beberapa kerabat terdekat dimulai dari Pak Lik yang terkena strok, kala itu usianya belum genap 50. Kemudian menyusul Pak De Dirman tak berselang satu tahun Bu De pun menyusul dan kemarin Pak De Mamo kembali keribaan-Nya.

Pak De, saudara laki2 tertua dari ibuku, adalah seorang Guru SD di Cilacap sempat menjadi kepala sekolah sebelum pensiun, beliau adalah seorang tamatan sekolah guru di Jogja. Dulu jika seorang anak kampung bisa sekolah Guru merupakan sebuah kebanggaan bagi keluarga, seorang guru kala itu adalah sebuah pekerjaan yang terhormat, sangat prestisius. Tidak sia2 eyang (kakek) menyekolahkan beliau sampai ke kota lain, walau hanya seorang Lurah miskin, dengan sebelas orang anak eyang mampu menyekolahkan seluruh anaknya, meskipun cuma sampai sekolah menengah.

Setelah krisis ekonomi kehidupan Pak De dikampung semakin sulit, sebelum krisis pun kehidupan Pak De sekeluarga sangat bersahaja (miskin) dengan memiliki rumah seluas 100 meter yang terletak persis disamping rumah eyang berlantaikan tanah dan bertembokkan anyaman bambu disitulah pak de membesarkan sepupu2ku. Memasak pun bude (istri pak De) masih menggunakan kayu bakar yang membuat atap rumah menjadi hitam kelam dan peralatan masak yang belepotan karena sisa pembakaran arang, air yang dimasak pun rasanya berbeda dengan air ledeng (PAM) rasanya rada2 gimana gitu, air rasa kayu enak juga sih diminumnya heheheh serasa kembali ke alam. Untuk MCK kondisinya tak berbeda (sensor, tak mampu digambarkan, sedih mengiris hati). Tapi dengan keadaan seperti itu Pak De terlihat tidak pernah mengeluh akan kesulitan hidup yang dialami keluarganya, ia pun tetap mengajar menunaikan baktinya untuk kecerdasan bangsa walau pemerintah kurang memperhatikan jasa2nya.

Aku beruntung sekali karena setiap kali lebaran emak pasti mengajakku bersilaturahim ke kampung, kampung emak dan bapak memang tidak begitu jauh, walau berbeda kabupaten, jaraknya hanya kurang dari 15 kilometer menembus gunung tugel (gunung ditembus) di daerah perbukitan menganti-karang jengkol kabupaten Cilacap. Sehingga aku cukup mengenal baik saudara2 dikampung, hampir seluruh warga dikampung memiliki hubungan keluarga dengan kami. Kenangan pulang ke kampung masih terngiang di benak-ku walau aku telah jauh merantau ke negara lain. Petuah2 bijak dari pak De pun sering aku dengar takkala kami menginap dikediamannya, walaupun hanya diterangi lampu petromak dan lanting (makanan khas banyumas) obrolan tidak berkurang hangatnya malah semakin bermakna. Begitulah kenanganku dengan Pak De dikampung, kini dia telah tiada, selamat jalan Pak De semoga Allah SWT mengampuni, memaafkan segala kesalahanmu dan senantiasa memberimu rahmat dialam baka, amin.


13 Comments

  1. Innalillahi wainailaihi rojiun

    Turut berduka cita
    Tabahlah sobat

    makasih atas doa dan ucapanya bro…

  2. Faradina says:

    Setiapa ada yg datang, saat itu juga selalu ada yg pergi. Jadi ingat lagunya Iwan Fals, satu-satu. Kepergian akan selalu meninggalkan rasa kehilangan. Begitulah kehidupan. Kita yg masih tertinggal akan melanjutkan apa yg sudah mereka mulai.

    benar dina, sita hanya mahluk ynag tinggal sementara di muka bumi ini, suatu saaat kita pun akan menyusul.

  3. agoyyoga says:

    Bos Ario, saya ikut berduka cita. Inna lillahi wa inna lillahi roji’un, semoga almarhum mendapat tempat yang baik di sisi Allah swt dan untuk keluarga yang ditinggalkan semoga beroleh ketabahan.

    terima kasih dik yoga atas doanya semoga pak de mendapat layak disisiNya.

  4. edratna says:

    Innalillahi wa inna illaihi rojiun. Semoga arwah pak de diterima oleh Allah swt, dan diampuni segala dosanya. Amien.

    Ario, kehidupan memang begitu berat, Orangtuaku juga guru, justru kehidupan sulit ini yang membuat anak-anaknya kuat, dan berani menghadapi tantangan.

    Semoga jika Ario setelah sukses nantinya, masih mengingat kehidupan saudara-saudara yang masih kekurangan, bisa membantu untuk meningkatkan ke taraf pendidikan yang lebih baik.

    terima aksih atas doanya tante, kehidupan memang berat tante, kita harus kuat melaluinya. Aku ingin sekali membantu saudara2 ku, sebab pasti sepeninggal pakde sepupu2ku makin sulit kehidupannya.

  5. itikkecil says:

    Innalillahi wa inailaihi rojiun
    semoga pak De mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT

    terima kasih mbak itik atas doanya semoga allah membalas kebaikan saudari.

  6. rnazahra says:

    Innalillahi wa inailaihi rojiun….

    Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi Wa’fu’anhu

    Semoga Amal Ibadah pak De nya mas ario diterima Allah SWT, Dosa-dosanya diampuniNya…
    Dan keluarga yang di tinggalkan diberi kekuatan, kesabaran dan ketabahan….

    Amin…AllahummaAmin….

    Sabar dan tabah ya mas…

    terima kasih rina atas doanya, semoga allah membalas doamu. terima kasih juga sudah mampir.

  7. Resi Bismo says:

    Buat achoy, tante enny, dina, yoga, mbak itik dan rina thanks atas doanya semoga Allah membalas doa2 kalian, amiin.

  8. Cabe Rawit says:

    Ane turut berduka cita. Semoga Allagh mengampuni dosa-dosanya, dan menempatkannya dalam maqam yang mulia. Kesahajaannya insya Allah akan meringankan hisabnya… Amin

    syukron, turut mengaminkan doa anda.

  9. Cabe Rawit says:

    Wah… hal tastatati’ antatakallam billughot al’arabiyyah aidhon? Astati’, walakin qoliilan biqoliil… Fi Ayyi alma’had antal aan akhy???:mrgreen:

    darostu allughoh al’arobiyyah fi Ma’had allughoh alhikmah, al ann adrusu allughoh almaniyyah. ana tholib fi jami’ah karlsruhe.

  10. Menik says:

    Innalillahi Wa inna Ilaihi Rajiun…
    turut berduka Mas… semoga Pak De mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT
    Amiin

    terima kasih atas doanya semoga allah senantiasa melimpahkan segala kebaikan untuk anda

  11. suandana says:

    innalillahi wa inna ilaihi rojiun… semoga semua diberi yang terbaik. amin

    yup thanks bro…atas doanya

  12. Santi says:

    Innalillahi wainailaihi rojiun.

    Semoga amal ibadah beliau diterima dan diampuni segala dosa, Amin.

    (mengambil nafas panjang banget)

    Betapa hidup hanya sebentar.

    iya hidup itu singkat sekali…. makasih atas doanya.

  13. Ria says:

    Innalillahi wainailaihi rojiun…semoga diberi ketenangan di sana…amal ibadahnya di terima dan dosa2nya di ampuni…keluarga yang di tinggalkan tabah…semuanya akan kembali ke sang pencipta….

    terima kasih ria atas ucapannya, semoga doa Jeng ria mengiringi kepergian pak De. amiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: