Home » jalan-jalan » numpang lewat gurun….

numpang lewat gurun….

June 2008
M T W T F S S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

nyang abis nyahi

  • 83,491 hits

anti kelaparan


Banner by Goenawan Lee

jurnal

nyang abis mampir

gambar diambil dari http://www.flugzeugbilder.de

Setelah kurang lebih 7 jam terbang dari frankfurt, alhamdulillah akhirnya kita tiba selamat di bandara international doha qatar. Sebelum mendarat ku sempatkan menengok kejendela, wah ternyata yang ada hanya hamparan gurun pasir yang gersang dan tandus, kalo dipikir begimana orang bisa hidup di padang gurun kering dan tandus itu. Namun dibalik tanah yang tandus dan gersang tersebut tersimpan miliaran kubik meter qas alam, yang mana dengan hasil alam tersebut telah menempatkan negara qatar menjadi salah satu negar terkaya di dunia, dimana pendapatan perkapita penduduknya mencapai kurang lebih 80k US dollar. Miliaran dollar hasil gas alam tentunya sangat mudah dibagi kepada penduduk yang hanya berjumlah 0,9 juta, dengan komposisi 40 qatari dan sisanya 60 persen Ausländer (orang asing, termasuk pekerja indo yang jadi ekspat disana).

Tak heran karena negara yang kaya membuat banyak orang asing berlomba2 untuk merauk rejeki darinya, gak heran kalo banyak sekali orang india dan pakistan disini selain berdekatan dari segi geografis juga orang india dan pakistan menguasai bahasa inggris, sehingga merekapun sangat mendominasi job market dikawasan ini, kalo untuk asia tenggara philipin masih merajai lah. Nah dimana posisi indonesia? saya pun karena belum pernah tinggal diqatar sangat awam mengenai berapa jumlah orang ataupun jenis pekerjaan mereka. Namun kiranya banyak pkerja ahli indonesia yang bekerja pada sektor MIGAS. Yang jelas dengan adanya para pekerja MIGAS indonesia, paling tidak meningkatkan harga diri bangsa ini lah, sehingga gak melulu cuma bisa ekspor tenaga kerja informal.

Selama menunggu beberapa jam di airport lumayan banyak orang indonesia yang seliweran, heheheh🙂 saya ngelihatin aja, merekapun juga merhatiin jadi malu, makannya kalo papasan dengan mereka saya agak belaga cuek gitu, anggap aja kyk di jakarta.

Siap2 check in nich.. jangan sampe ketinggalan pesawat karena flight doha-jakarta lumayan memakan waktu lama, 15 jam bo’. Banyak berdoa supaya dalam perjalanan lancar dan selamat sampai tujuan, bismillah.


18 Comments

  1. Rita says:

    Mas, bikin novel, judulnya “Kembalinya Anak Bangsa” hihih😀
    Akhirnya pulang juga ya…..
    Kalau di sana ladang minyak , kita juga punya kekayaan yg terpendam didalam sana. Di itung2, kita punya tambang aspal (bukan asli tapi palsu ya), punya tambang emas, nikel, timah dan masih banyak lagi. Selain tambang, tanah kita subur, nanam apa aja numbuh. Tetapi mengapa dengan berbagai “harta karun” yang dimiliki tetap gak membuat negara ini makmur?. ….bi-ngung-bi-ngung ku-me-mi-kir-nya….

  2. Rita says:

    Mereka ngeliatin ya mas, pasti dalam hati mereka mengatakan ” wah ada teman sebangsa nih, udah gitu guanteng banget lagi” hehehe😀
    Emang gitu mas, kalo sama2 dirantau . Jangankan jauh-jauh disana mas, disini saja di Sorowako sini, kita sesama pendatang selalu ingin menjalin silaturrahmi, dan kalo ada pendatang baru, pasti segera disamperin dan akhirnya akrab satusama lainnya. Mungkin krna merasa sama2 pendatang kali ya. Ada rasa seperjuangan gitu…😀

  3. Arif Budiman says:

    Loh, katanya pulang ke Jakarta???
    Iya, berita yang seperti itu: “Pekerja Indonesia jadi tukang minyak:mrgreen: ” kok jarang diunggah di tajuk berita ya? Kok banyak masalah TKI Malaysia ya? Jadi bingung…

  4. yu2n yoenday says:

    hmm.. perjalanan yg cukup panjang bos ario. eh pulang kampung nih ceritanya..🙂 selamat datang lagi di tanah air..

  5. Yoga says:

    Kira-kira sekarang udah tiba di Jakarta ya? Welcome back😀

  6. Ria says:

    so…apakah sudah di jakarta? Main2 ke duri ya mas…katanya mo kerja disini….disini juga Ladang Minyaknya buaaannnyaaakkk..pipanya aja terbentang dari ujung ke ujung gak putus2, bedanya di sini di kelilingi hutan bukan gurun😀

  7. edratna says:

    Doha-Jakarta 15 jam…lama ya?

    Saya paling malas kalau bepergian jauh, sulit tidur…akhirnya sampai di tujuan badan terasa lelah, jet lag……iri rasanya melihat orang lain bisa tidur nyenyak, dan akan segar bugar saat sampai ditempat.

    Wahh jangan-jangan ke Jakarta sekalian melamar nihh…mau berapa lama?

  8. elindasari says:

    Hello, Mas Ario, bagaimana sudah sampai di Jakarta sekarang khan ?. Masih tetap ngeblog khan ? hehehe….

    Best Regard,
    Bintang
    http://elindasari.wordpress.com

  9. Dino says:

    Kalo menurut Wikipedia, Qatar memiliki PDB per kapita tertinggi di dunia

  10. kucingkeren says:

    catatan perjalanannya yang asyik nih.. skarang pasti udh sampai di rumah ya??

  11. wah moga datang ke Jakarta dengan sehat dan selamat

    selamat datang sahabat🙂

  12. Fikar says:

    Qatar adalan world economic global sekarang !

  13. rbaryans says:

    Hanya numpang lewat juga deh…soale pak guru lagi sibuk nih…😀

  14. ika says:

    dah sampai jakarta Yo….
    orang2 indonesia yang di qatar tuh kebanyakan TKI atau expertise di minyak Yo?…
    btw… masak mereka ga kenal kamu… wah jangan2 mereka buta blog dong… hehehehe

  15. hanggadamai says:

    wah mas ario pulang ke jakarta..
    oleh2 buat diriku gak lupa kan mas??:mrgreen:

  16. theloebizz says:

    pokoke ditagih deh oleh2nyaaa yaaah….

    jangaaan lupaaa😉

  17. ida says:

    wah asikk nya bisa jalan2 ke luar negri
    kapan yahh *ngayal mode on*

  18. seli_usel says:

    . asyik ,,

    . kapan iyya saya biasa seperti anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: