Home » kehidupan » jika perlu seluruh lapisan masyarakat jadi PNS aja….

jika perlu seluruh lapisan masyarakat jadi PNS aja….

December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

nyang abis nyahi

  • 83,491 hits

anti kelaparan


Banner by Goenawan Lee

jurnal

nyang abis mampir

Seperti biasanya, seperti tahun2 yang lalu, saat ini  hingar bingar penerimaan CPNS mulai menggema. Berbagai departemen dan istansi pemerintah membuka posisi lowong untuk menggantikan pegawai yang akan memasuki masa pensiun. Berduyun duyunlah para sarjana dari berbagai strata guna turut serta dalam perhelatan yang bukan tidak mungkin ditahun2 kedepan belum tentu dibuka, bisa jadi 5 atau 10 tahun lagi akan berulang. Yang menghebohkan, semakin tahun makin bertambah saja peminat para sarjana tuk menjadi PNS. Tanya kenapa?

Sebagai seorang anak yang kedua memiliki orangtua pensiunan PNS tentu tahun betul jeroan seorang PNS. Memang secara penghasilan resmi tidak lah begitu signifikan, cukup kalau hanya sekedar untuk makan. Tapi untuk kebutuhan yang lain seperti jajan anak, sekolah dll ya harus dicari jalan keluarnya. Gak heran kalo dulu bokap nyokap, sering nyambi, baik didalam maupun diluar jam kantor, orang luar bilang korupsi waktu. Ya iya lah itulah hebatnya jadi PNS jaman dulu, gak bakal dipecat apalagi diomelin bos.. orang bosnya juga gitu. Malah ada sejawat nyokap yang pernah gak masuk kantor berbulan2. Kalo di swasta mah perlu nunggu beberapa minggu udah dipecat kali. Dari yang gak mungkin dipecat, dapet uang pensiun dan kerja yang nyantai gak dikejar dead line dsb merupakan daya tarik mengapa anak muda yaman sekarang berduyun2 tuk jadi PNS.

Mengapa itu bisa terjadi? Kultur masyarakat yang menjadikan anak2 muda tsb `sergep`untuk ikutan ujian/bercita2 jadi PNS. Hampir setiap orang tua menginginkan anaknya menjadi PNS, salah satu sebabnya adalah cara masyarakat yang memandang PNS merupakan bagian dari penguasa, sehingga dimata masyarakat menjadi PNS/aparat sangat di segani. Sehingga gak heran kalo ada orang yang berani membayar 100 juta untuk jadi pegawai negeri, worthed lah buat seumur hidup/membeli pekerjaan. Selain itu sistem tenaga kerjaan di negara ini yang belum tertata dengan baik. Mudahnya perusahaan mem-PHK karyawannya, gaji yang kadang telah dibayarkan, buruh tidak di asuransikan, bahkan sedang ngetrend jaman sekarang menjadi pegawai dengan sistem kontrak/outsourcing, pekerjaan per-project base.

Perlunya membuat mindset baru, kenapa saya bilang membuat, karena sebagai individu kita diberikan oleh pencipta kita alat2 indra, guna berfikir, berdzikir, berkreasi, berkolaborasi dsb agar hidup ini lebih bercorak dan bermakna, dan sesungguhnya rejeki Tuhan sangat luas, bahkan burung yang gak sekolah aja pulang2 udah dapet makanan. Masa manusia yang telah komplit (sempurna) diberi budi pekerti dan akal masih saja berpangku tangan. Duh…. malu donk sama monyat juga, cuma jogat joget dapet duit. Jika kita sudah mengenal asas tersebut maka saya kira orang pasti tidak berfikir lagi untuk menjadi PNS apalagi kalau sampai beli pekerjaan.

Menarik jika melihat anak2 dari bangsa lain seperti amerika dan jerman. Khususnya di jerman anak2 muda sangat diberikan kebebasan oleh orang tuanya, dengan didukung lingkungan dan sistem, membuat seorang anak menjadi mandiri. Bahkan campur tangan pemerintah sangat sedikit, pemerintah hanya memberikan fasilitasi pendidikan dan training selebihnya seorang anak bisa sekali untuk mandiri. Jadi jangan heran kalau anak2 di eropa/amerika banyak yang ingin jadi pengusaha, professional di bidangnya masing2. Hidup mereka akan penuh dengan rutinitas dan tekanan yang tinggi? jelas lah di swasta gitu loh, dan memenag untuk mencapat sesuatu yang kita inginkan harus dengan kerja keras dan kerja cerdas bukan cuma angkat kaki dan baca koran. So itu lah hidup, pilih sesuai dengan kata hati masing2, apa yang menurut kita nyaman melakukannya mungkin disitulah masa depan.


4 Comments

  1. edratna says:

    Saya bukan PNS lho, dan juga bukan pensiunan PNS…tapi suami dosen (yang berarti PNS juga).

  2. Anonymous says:

    Salut… dengan keterusteranganmu!

  3. Yoga says:

    Hehehe anonymous yang di atas itu aku…

  4. pakarfisika says:

    kita yang penting tetap bekerja dan BUKAN pelerjaan tetap, PNS sekalipun bukan tetap, krn hakekat hidup adalah sementara, iya kan…

    salam kenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: