Home » politik » menuju RI-1

menuju RI-1

February 2009
M T W T F S S
« Jan   Jun »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

nyang abis nyahi

  • 83,491 hits

anti kelaparan


Banner by Goenawan Lee

jurnal

nyang abis mampir

Wah.. politik semakin menghangat sebelum pemilu leglislatif, yang kemarin calon presiden hanya berasal dari 2 partai yakni SBY dan Megawati atau biasa disebut dengan blok M dan blok S, sekarang muncul capres baru dari kalangan internal golkar yakni ketumnya sendiri Daeng Ucu alias Jusuf Kalla. Walau JK sebutan Jusuf Kalla belum resmi dicalonkan golkar sbg capres, naganya2 doi lah yang akan diusung partai pohon beringin ini untuk bertarung dengan capres lain. Selama ini bursa capres masih didominasi oleh capres tua (diatas 60 tahun), dan sampai saat ini belum terlihat capres dari generasi muda menunjukkan kelebihannya, ada sih tapi kok sya aya melihatnya ada yang kurang sreg gitu, memang semuanya masih tergantung pemilu leglislatif 9 april nanti.

Agak membosankan memang jika bursa capres hanya diisi oleh orang yang itu2 saja, bisa dibilang (walaupun masih prematur) partai2 gagal melahirkan seorang calon pemimpin yang memiliki kemampuan dan kapabilitas yang memadai, partai2 sibuk mengusung gerobak butut hasil perintahan lalu yang telah terbukti gagal untuk mensejahterakan rakyat, kalaupun ada partai yang berusaha melakukan pengkaderan dengan baik paling hanya 1, 2 partai saja selebihnya adalah partai yang didirikan akibat suara mereka tidak terakomodasi dengan baik ketika mereka masih bergabung di parpol premiere league.

Dari sejarah bangsa indonesia yang telah melahirkan putra2 “terbaik” dalam memimpin negeri ini, ada salah satu capres yang menurut saya menarik untuk kita ulas. Sukarno yang seorang pemikir, teknokrat, pejuang dan nasionalis, kapabilitas yang seperti itu memang sangat dibutuhkan bangsa ini yang waktu itu baru merdeka. Suharto, SBY yang seorang militer, habibie seorang teknokrat dan birokrat ulung, megawati seorang ibu rumah tangga dan Gusdur seorang aktivis. Nah Daeng Ucu ini adalah seorang pedagang. Politikus yang memiliki kekayaan triliunan rupiah ini telah sukses melanjutkan bisnis orangtuanya, haji Kalla. Tak heran beliau didapuk sebagai orang terkaya di indonesia timur, yang memiliki jaringan bisnis yang menggurita, dari sektor jasa, perkebunan, perdagangan, konstruksi de el el.

Saya kok berfikir simpel aja, sekali2 indonesia dipimpin seorang pebisnis, coba kayak apa jadinya, mudah2an bukan menjadikan kerajaan bisnisnya semakin menggurita tapi bisa mengangkat ekonomi  rakyat miskin dan sukur2 bisa mensejahterakan rakyat. Jadi kira2 bagaimana peluang politikus lulusan INSEAD ini, sekolah bisnis ternama di eropa, yang kampusnya terletak di prancis, dalam pemilihan presiden yang akan datang? semuanya tergantung pada pemilu leglislatif dan suara rakyat, ini politik bos!. Kenyataannya indonesia masih menghadapi jalan yang sangat panjang untuk menjadi negara demokrasi yang sejahtera.

pic. taken from indragunadisantosa.wordpress.com


7 Comments

  1. tridjoko says:

    Yang menjadi masalah, Pak JK belum tentu capres “nomor jadi”. Jalan masih panjang, karena di dalam PG pun ada fraksi-fraksi (Franksi JK, Fraksi AT, Fraksi HBIX). Dan juga tergantung di perolehan suara PG dalam Pemilu Legislatif 9 April 2009 nanti. Tahun 2004 PG memperoleh sekitar 22%. Jika dalam Pemilu legislatif ini PG memperoleh > 22% maka akan dianggap “naik kelas” dan pamor Pak JK akan bagus. Sebaliknya, jika PG memperoleh < 22% apalagi kalau dropnya cukup banyak, maka karier Pak JK akan habis karena beliau akan disalahkan untuk penurunan perolehan suara ini.. (dan sebagai partai pemerintah, amat sulit menaikkan suara…ini dari sejarah Indonesia selama ini)..

    Bener om tri, JK belum mendapat tiket resmi Golkar, coz semua tergantung pada rapimnas nanti. Faksi AT kyknya sudah lemah dan tidak mengakar lagi, ingat loh AT dah kehilangan kepemimpinan golkar 4 thn yg ll. Nah yang menguat adalah faksi HBX, dimana dukungan arus bawah golkar sangat deras untuk HBX apalagi para petinggi yg masih menganut falsafah primordial (baca: orang jawa) tentu tak bakal menyerah menggolkan HBX. Fakta bahwa JK adalah ketum dan secara fatsoen politik “seharusnya” maju menjadi capres, namun itu tergantung dgn organisasi golkar, pasti ada dinamika didalamnya.

    Makannya ditulisan utama saya telah sebutkan semunya tergantung pada hasil pemilu leglislatif, semuanya akan berubah dalam hitungan detik.

    RI-1 dari kalangan pebisnis ? Saya kurang setuju. AS-1 selalu dari kalangan Gubernur atau Senator, kalau dia punya latar belakang bisnis itu menjadi kelebihan dia, tapi yang penting lagi kemampuan dia menggalang dana kampanye (contoh : Barack Obama). Jadi karir di pemerintahan kalau di Indonesia cukup penting sebagai latar belakang. Didukung parpol yang kuat juga syarat penting lainnya, soalnya SBY dari partai kecil kelihatannya 5 tahun ini agak gamang memimpin (dan selalu marah2 terus).. Kalau ia jujur, peduli rakyat, dsb itu juga bonus bagi kita2 pemilihnya ini..

    Pointnya, Pak JK mungkin akan jadi RI-1. Tapi pada posisi sekarang ini saya masih melihatnya sebagai “a long and winding road”….

    (Sambil menunggu Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden, sebaiknya Mas Resi membaca buku karangan Machiavelli. Dari sana Mas Resi akan lebih tepat lagi dalam memprediksi siapa akan jadi RI-1)..

    Wah sayangnya RI itu bukan AS pak! Orang Indo masih melihat ikatan emosional, darah, dan kedaerahan ketimbang program2 yang ditawarkan oleh capres. Lihat aja SBY waktu 2004, doi khan waktu itu sangat populer dimata masyarakat, apalagi politik pencitraaan yang beliau lakukan waktu itu sangat mujarap dalam mendongkrak suaranya.
    Saat ini SBY masih yang terpopuler dan diatas angin, PD banget gitu loh mau bukti? rapimnas PD gak nyantumin tuh siap wapresnya terkesan tarik ulur dan lagi2 gak ada ketegasan dari SBY tuk memutuskan sapa calon pendampingnya.
    JK mememang kurang populer ketimbang SBY, ya namanya banserep bukan orang jawa lagi. Karena nilai plus yang seorang pengusaha mudah baginya untuk cari dana kampanye, kenalannya banyak real lagi. Jaman khan terus berubah siapa tahu, golkar menang lagi dengan mesin politiknya yang solid dan didukung oleh partai lain (baca: PKS yg kyknya berminat banget) tarulah Golkar 22% tambah PKS 10 % (ambil dari PAN 1%, PDIP 1 % dan ngumpulin swing vote yg lain) udah 32 persen. Tinggal ajak PPP, PAN dan PBB (kalo mau) ditambah modal dana JK yg mungkin gak terbatas, secara golkar gitu loh. Saya yakin ada tuh 51%. Jika tarulah PD 15%, PDIP 20 % plus PKB 10 %. Dan kalupun SBY menang, namun di DPR lemah ya bakal kyk 2004-2009 lagi, yang menderita lagi2 rakyat. Cuma memang pilpres bukan pemilu leglislatif, semua bisa berubah.. dan gak ada yang bisa tau. Allahua’lam.

  2. edratna says:

    Pusing deh…saya tunggu aja bagaimana hasil pemilu legislatif….

  3. oni says:

    yang menyedihkan adalah kita sebenarnya gak kekurangan orang hebat. tapi kok mereka semua tidak terjaring oleh sistem politik kita yah…

    ini bukan hanya sekedar mengatakan bahwa sistem politik kita busuk, tapi kok kayaknya sebagian besar dari kita masih mendukung sistem politik yang busuk itu.

    pada akhirnya seperti kata pepatah, the people get the leader they deserve.

  4. Ria says:

    Gak mo mikirin politin *gak suka dan bikin mumet*
    pemilu dimana mas?
    kalau di luar negeri itu pada milih gak sih?
    bagi2 cerita dunk, kalau di indonesia pada milih di sana gmn mahasiswa2 indonesia dan wni yg stay di LN.

  5. alex says:

    capres dri pebisnis??hemmmm…
    kyaknya gk dewh,!!
    bsa2 Indonesia “djual” ma dia..

  6. iderizal says:

    pengennya sih ad orang lain yang lebih potensial. sekarang sih orangnya masih itu-itu aja

  7. seli_usel says:

    . kalau menurut saya kaya nya gak bakalan dech ..

    . indonesia kan biasa” sajja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: